News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gema Goeyardi Masuk Kelompok 500 Pilot Instruktur Terbaik Dunia, Ini Misinya di Indonesia

Penulis: Willem Jonata
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RAIH REKOR MURI - Capt. Dr. Gema Goeyardi, ATP, MCFI menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pilot Indonesia pertama yang meraih dua sertifikasi instruktur penerbangan paling bergengsi di dunia sekaligus: FAA Gold Seal dan NAFI Master Certified Flight Instructor (Master CFI). Sertifikasi ganda tersebut menempatkan Capt. Gema ke dalam kelompok eksklusif yang beranggotakan kurang dari 500 pilot di seluruh dunia.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Capt Dr Gema Goeyardi, ATP, MCFI menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pilot Indonesia pertama yang meraih dua sertifikasi instruktur penerbangan paling bergengsi di dunia sekaligus: FAA Gold Seal dan NAFI Master Certified Flight Instructor (Master CFI).

Sertifikasi ganda tersebut menempatkan Capt. Gema ke dalam kelompok eksklusif yang beranggotakan kurang dari 500 pilot di seluruh dunia.

Bagi Capt. Gema, gelar prestisius ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan sebuah amanah besar.

Ia menegaskan bahwa keberhasilannya menembus standar ketat internasional adalah bagian dari tanggung jawab moral untuk membawa pilot-pilot Indonesia ke level yang lebih tinggi.

"Ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi bentuk tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pilot Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional," ujar Capt. Gema dalam sambutannya di Jakarta.

Sementara itu, penghargaan MURI ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasanya dalam memperkuat sektor pendidikan dan pelatihan penerbangan.

Baca juga: Kisah Haru Capt Marindra, Pilot Dermawan yang Rutin Beri THR, Kini Gugur dalam Tragedi di Kalbar

Ia menekankan bahwa dalam dunia aviasi, kompetensi dan standar keselamatan adalah harga mati.

Menurutnya, profesi pilot memiliki tanggung jawab besar terhadap nyawa penumpang serta integritas industri, sehingga pendidikan yang berkualitas menjadi fondasi utama.

Berdasarkan pengalamannya berkarier internasional sejak 2016, Capt. Gema membagikan analisisnya mengenai perbedaan sistem pelatihan antara Indonesia dan Amerika Serikat. 

Ia mencatat bahwa sistem di Amerika Serikat cenderung lebih ketat dan terstandarisasi, sementara Indonesia memiliki pendekatan yang lebih fleksibel serta adaptif.

Perjalanan untuk meraih dua sertifikasi ini diakuinya penuh tantangan dan memakan waktu hingga tiga tahun terakhir, mencakup proses pelatihan intensif hingga kontribusi aktif di komunitas penerbangan global.

Melalui momentum ini, Capt. Gema berharap dapat memicu semangat generasi muda Indonesia untuk menekuni profesi pilot secara profesional dengan menjunjung tinggi disiplin dan keselamatan.

Sosoknya yang aktif sebagai instruktur dan pendidik aviasi terus berkomitmen untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri aviasi global.

Pencapaian ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai rekor, tetapi menjadi pendorong bagi peningkatan kualitas pendidikan penerbangan nasional secara menyeluruh.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini