Rendy menambahkan, jumlah oknum yang membobol berjumlah sekira setengah area konser. Sedangkan konser Westlife di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring berkapasitas seribu orang.
“Itu jumlah lima ratus bukan dari kami. Mungkin kalau dijumlahin, di panggung di tribun. Mungkin ada lima ratus orang. Itu masyarakat umum, mungkin juga ada yang kenal aparat, kita nggak tahu,” tambahnya.
Sebelumnya, diberitakan di Tempo jika ada pejabat yang meminta jatah kursi VIP hingga lebih dari 500 kursi. Jumlah ini tentu membuat promotor merugi lantaran kelas VVIP dibanderol hampir 2 juta rupiah.
Gubernur Geram
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat dimintai tanggapan keluhan tersebut begitu terkejut mendengar "jatah" kursi yang diminta pejabat tersebut mencapai 500.
"Siapa itu yang minta? itu mau dijual?" kata Herman Deru, Kamis (22/8/2019).
Herman pun mengaku akan mencari tahu siapa oknum pejabat yang disebut oleh promotor tersebut.
"Yang minta siapa? saya cari tahu dulu siapa. Nanti saya tegurlah," ujarnya.
Promotor Rugi 5 Milyar
Semula, pihak promotor berniat untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat Sumatera untuk menonton konser.
Demi mewujudkan niat itu, pihak promotor pun menggelar konser Westlife di Palembang.
Namun konser tersebut berujung pada kerugian mencapai milyaran rupiah.
“Kami menjawab kerinduan penonton, kenapa sih kita kalau nonton konser harus di Jakarta, nonton Metallica di Jakarta, Gun N Roses di Jakarta, nonton Ed Sheeran kan di Jakarta. Kita kan punya sumber daya yang cukup lah, venuenya juga bagus-bagus,” kata Rendy, Presiden Direktur Neutron Live Asia saat dihubungi Tribunnews, Kamis (22/8/2019).
Namun, Rendy memprediksi bahwa konser di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (18/8/2019) malam adalah konser terakhir untuk grup musik lagendaris Internasional.
Menurutnya, jika masih berupa konser penyanyi solo, atau grup musik lainnya mungkin masih bisa terselenggara dengan sukses.
“Mungkin ini konser pertama dan terbesar, mungkin juga bisa menjadi konser terakhir di pulau Sumatera. Kalau Air Supply, Calum Scott mungkin masih bisa (terselenggara). Sebesar se-legend kayak Westlife ini pertama dan terakhir,” katanya.