Nasib Penonton yang Cedera di Konser Travis Scott: Wanita 22 Tahun Mati Otak, Bocah 9 Tahun Koma

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bharti Shahani. Seorang wanita berusia 22 tahun tidak menunjukkan aktivitas otak akibat cedera yang dideritanya di Festival Astroworld Travis Scott
Bharti Shahani. Seorang wanita berusia 22 tahun tidak menunjukkan aktivitas otak akibat cedera yang dideritanya di Festival Astroworld Travis Scott

Dilansir Independent, Kyle Green (27) mengklaim jatuh dari lantai 3 venue Manhattan saat ia terdorong massa yang penuh sesak.

Green mengalami patah tulang di beberapa bagian, termasuk tulang belakang, menurut gugatan yang ia ajukan.

Saat terjatuh pun, Green dibawa keluar oleh staff tanpa pelindung leher, papan, atau tindakan keselamatan lainnya.

Melihat konser yang sama kembali memakan korban, Green memberikan tanggapannya melalui pengacaranya.

Baca juga: Travis Scott Angkat Bicara setelah Tragedi Festival Astrowolrd: Sejujurnya Saya Begitu Hancur

Baca juga: Profil Travis Scott, Rapper Asal Amerika Serikat Sekaligus Kekasih Kylie Jenner

Kyle Green diduga didorong dari balkon lantai tiga di konser Travis Scott empat tahun lalu (Twitter @hudsmelio dan Twitter@RAVIEB)

"Hatinya hancur dan sedih untuk keluarga mereka yang terbunuh dan untuk orang-orang yang terluka parah," ujar pengacaranya, Howard Hershenhorn, kepada Rolling Stone.

"Dia bahkan lebih marah mengetahui fakta bahwa hal itu sebenarnya bisa dihindari jika Travis belajar dari kesalahannya di masa lalu dan mengubah sikapnya tentang menghasut orang untuk berperilaku sembrono seperti itu."

Green duduk di kursi roda ketika ia mengajukan gugatan terhadap Travis Scott, manajernya, promotor serta perusahaan keamanan, di Mahkamah Agung Manhattan.

Pengacaranya mengatakan kliennya bisa berjalan sekarang, tetapi masih dengan kecacatan yang signifikan.

"Dia masih lumpuh sebagian," ujarnya.

Hershenhorn mengklaim bahwa lirik sang rapper tentang stage diving dan mosh pit menunjukkan ketidakpeduliannya terhadap keselamatan penonton.

"Keinginannya untuk membuat gusar orang banyak di luar histeris, di mana orang-orang mendorong dan mendorong, mengakibatkan bencana besar. Sudah waktunya baginya untuk melakukan refleksi diri yang signifikan," kata sang pengacara.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini