News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Nunung dan Kondisi Kesehatannya

Tunggu Hasil Biopsi, Nunung Srimulat Pasrah, Tapi Masih Harap Benjolan di Dada Bukan Kanker Payudara

Penulis: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nunung Srimulat ketika ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (2/2/2023).

Nunung menuturkan bahwa lama kelamaan benjolan tersebut sangat sakit dan mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

"Awalnya saya diemin tapi ko ganggu di ketiak makin gede sampai bawa tas aja udah gak kuat," ungkap Nunung.

Sempat tak berani bicara ke keluarga khususnya suami soal benjolan itu, Nunung akhirnya jujur dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh suaminya.

Nunung masih ingat betul, dokter yang menanganinya adalah dokter yang sama ketika menangani kakaknya yang meninggal karena kanker.

Nunung Srimulat ketika ditemui di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Kamis (27/10/2022). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)
"Saya gak berani ngomong ke keluarga, akhirnya aku bilang ke suami karena aku pikir awalnya ini bukan apa-apa.

Suami nyaranin ke dokter akhirnya ke rumah sakit, kebetulan dokter yang nanganin saya dia yang nanganin kakak," beber Nunung.

"Akhirnya dokter cek terus dia curiga karena ada turunan akhirnya harus USG dan mamografi itu dulu, setelah selesai bener ini benjolan udah 2cm," ucapnya.

Ia sudah melakukan berbagai tindakan medis, dan masih terus berharap bahwa benjolan kanker itu masih dini sehingga belum menyebar kemana-mana.

"Aku juga sempet kayak rontgen gitu, semoga gak kemana-mana dan aku yakin ini masih dini, sempet diambil sample pas diambil sample aku tuh inget ini persis kayak sample kakak aku dulu," katanya.

Peluang kesembuhan pasien kanker payudara

Sebanyak 70-80 persen pasien kanker payudara terlambat mendeteksi kanker dan sudah dalam kondisi stadium lanjut.

Padahal, jika terdeteksi lebih dini, maka peluang kesembuhan melebihi 90 persen.

Dokter Spesialis Onkologi Mayapada Hospital dr. Bajuadji, Sp.B(K)Onk, MARS membenarkan bahwa pasien yang datang rata-rata sudah stadium lanjut, yakni stadium tiga atau empat.

“Sangat rendah kesadaran kita. Angka kesadaran soal cancer. Dibuktikan dengan angka kunjungan yang datang ke poli. Ini kenapa? Ada beberapa faktor penyebabnya,” jelasnya secara virtual baru-baru ini.

Menurut dr. Bajuadji, alasan pertama dikarenakan saat ini, kanker payudara sudah ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, jadi pasien berobat lebih berani dan datang ke RS, yang membuat angka kunjungan juga lebih meningkat.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini