“Seru banget, antusias tahun ini kualitasnya bagus-bagus sampai tiap tahap seleksinya bikin bingung juri,” kata Diaz Danar.
Dari ratusan pendaftar, hanya lima peserta yang berhasil melaju ke babak final. Menurut Patra Gumala, kelima finalis itu punya karakter yang menonjol dan berbeda satu sama lain.
“Mereka ini punya khas dan warna sendiri. Ada keunikan masing-masing yang nantinya bisa jadi nilai jual podcast-podcast mereka ke depannya,” ujar Patra.
Sementara itu, Randhika Djamil menambahkan bahwa tahun ini terasa lebih spesial karena beberapa bintang tamu akan ikut memeriahkan acara.
“Seneng banget kalau industri podcast masih dirayakan dengan meriah seperti ini,” kata Randhika.
“Semoga terus ada dan tumbuh industri podcast di Indonesia,” lanjutnya.
“Antusiasme dan kreativitas yang terlihat di Podcast Hunt 2025 menunjukkan betapa dinamis dan berkembangnya dunia podcast di Indonesia. Kami senang dapat kembali bekerja sama dengan Podcast Ancur,” ujar kata Carl Zuzarte, Head of Podcast, Spotify Southeast Asia.
“Para pemenang dan peserta yang menonjol juga berkesempatan untuk bergabung dalam Spotify Creator Program,” tambah Carl.
Podcast Hunt 2025 menghadirkan tiga juri yang berpengalaman di dunia podcast, Angga Nggok dari PODKESMAS, ada juga Kai Soerja dari In Her View dan yang terakhir adalah Arif Brata dari podcast Ampat & ABG Siniar
Setelah melalui malam final ditetapkan Podcast Badan Besar sebagai juara 1 dan berhak dengan hadiah Rp 20 juta.
Kemudian Podcast Tambah Dewasa juara kedua dan mendapat hadiah Rp15 juta, serta Podcast Tiga Batang sebagai jurara tiga dan membawa pulang hadiah Rp 5 juta.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
Baca tanpa iklan