News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Kronologi Perseteruan Sabrina Carpenter dengan Gedung Putih, Berawal dari Lagu Juno Dipakai ICE

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CARPENTER VS TRUMP - Tangkap layar video yang diunggah Gedung Putih di X, memperlihatkan potongan video Sabrina Carpenter saat tampil di SNL dan kompilasi penangkapan imigran oleh ICE. Perang media sosial antara Sabrina Carpenter dan admin Twitter Gedung Putih terus berlanjut.


TRIBUNNEWS.COM
- Gedung Putih melanjutkan perseteruannya dengan penyanyi Sabrina Carpenter dengan mengunggah potongan video program TV Saturday Night Live (SNL) yang telah diedit.

Langkah ini muncul setelah kritik keras dari Sabrina Carpenter terkait penggunaan lagunya, "Juno", sebagai backsound penangkapan imigran oleh ICE, lembaga federal Amerika Serikat yang menangani penegakan hukum imigrasi.

"This video is evil and disgusting. Do not ever involve me or my music," protes Carpenter, Selasa (2/12/2025).

(Video ini jahat dan menjijikkan. Jangan pernah libatkan saya atau musik saya.)

Gedung Putih telah menghapus video yang diprotes tersebut, namun menggantinya dengan unggahan baru.

Pada Sabtu (6/12/2025), Gedung Putih membagikan potongan video klip SNL di X, dengan mengedit dialog yang diucapkan Carpenter.

Di klip asli, Carpenter bercanda dengan rekannya, Marcello Hernandez, dengan berkata:

"I think I might need to arrest someone for being too hot."

(Aku rasa aku harus menahan seseorang karena terlalu seksi.)

Gedung Putih mengganti frasa "too hot" menjadi "too illegal," dan menampilkan Hernandez menyerahkan tangannya seolah-olah akan ditahan.

Caption dalam video hasil editan tersebut berbunyi:

"PSA: If you're a criminal illegal, you WILL be arrested & deported."

Baca juga: India Abaikan Ancaman Trump, Pilih Lanjut Borong Minyak dan Energi Rusia

(Pengumuman: Jika kamu kriminal ilegal, kamu AKAN ditahan dan dideportasi).

Pihak Carpenter belum memberikan komentar atas klip suntingan baru ini.

Sebelumnya, Gedung Putih menanggapi kritik Carpenter dengan merujuk pada lirik-lirik lagunya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini