Keduanya memang sudah saling kenal lama sejak tinggal di Surabaya.
Komunikasi berlanjut cukup intens selama tiga hari (5–8 Desember 2025), bahkan ada panggilan telepon pada jam 2 pagi dan ajakan untuk bertemu.
Konflik memanas ketika Dearly Djoshua mengetahui adanya komunikasi tersebut. Kemungkinan Dearly cemburu.
Ade Tya mengaku menerima pesan suara dari Dearly dengan nada tinggi, makian, dan ancaman. Ia dituduh "gatal" atau mencoba menggoda Ari Lasso.
Perselisihan tersebut mengemuka setelah Tya dan Dearly saling balas komentar di Instagram.
Di media sosial, Ade Tya membantah sebagai orang ketiga atau penyebab putusnya hubungan Ari dan Dearly. Ia juga menyebut Ari yang pertama kali menghubunginya, bukan sebaliknya.
Diakuinya tidak mengetahui secara pasti status hubungan Ari Lasso dan Dearly saat komunikasi itu terjadi.
Merasa difitnah dan nama baiknya tercemar karena sebutan "pelakor", Tya berencana membawa masalah ini ke jalur hukum.
Ari Lasso kemudian mengambil sikap setelah kegaduhan ini menyita perhatian publik. Ia menunjuk Hendarsam Marantoko, sebagai kuasa hukum untuk menyelesaikan masalah tersebut dan meredam agar tidak menjadi liar.
Eks vokalis Dewa 19 ini juga menegaskan bahwa hubungan Ari dan Dearly putus bukan karena kehadiran Ade Tya, melainkan karena masalah internal.
Baca tanpa iklan