Ringkasan Berita:
- Aktris komedi legendaris Catherine O’Hara meninggal dunia pada usia 71 tahun, meninggalkan warisan panjang di dunia hiburan.
- Dikenal lewat peran ikonik sebagai ibu Kevin di Home Alone dan Moira Rose di Schitt’s Creek, O’Hara dipuji karena kemampuannya memadukan humor dengan kejujuran emosional.
- Kepergiannya mengakhiri lebih dari lima dekade kontribusi penting bagi komedi Kanada dan dunia.
TRIBUNNEWS.COM, LOS ANGELES – Tidak banyak aktris yang mampu membuat penonton tertawa sekaligus merasa dipahami.
Catherine O’Hara adalah salah satunya.
Aktris peraih Emmy yang dikenal luas lewat serial Schitt’s Creek ini meninggal dunia pada usia 71 tahun.
Kabar duka tersebut disampaikan oleh agensi manajemennya pada Jumat.
Kepergian O’Hara menutup perjalanan panjang di dunia komedi dan hiburan, sekaligus meninggalkan warisan yang jauh melampaui layar kaca.
Bagi banyak orang, sosoknya pertama kali hadir sebagai ibu yang panik memanggil nama anaknya, “Kevin!”, dalam film Home Alone.
Adegan itu sederhana, nyaris slapstick.
Namun di balik teriakan ikonik tersebut, tersimpan kehangatan yang membuat karakter itu terasa nyata.
Baca juga: Home Alone versi kisah nyata: Bocah enam tahun salah naik pesawat dan terbang sendirian ke Orlando
Dalam film populer tahun 1990 tersebut, O’Hara memerankan ibu Kevin, karakter yang diperankan Macaulay Culkin.
Baca juga: Home Alone versi kisah nyata: Bocah enam tahun salah naik pesawat dan terbang sendirian ke Orlando
Lewat peran yang tampak ringan, ia selalu mampu memberi jiwa pada karakter yang mudah dianggap remeh.
Bagi penonton masa kini, Catherine O’Hara justru paling dikenal lewat perannya sebagai Moira Rose dalam Schitt’s Creek, serial yang diciptakan Dan Levy, putra dari Eugene Levy.
“Dulu kebanyakan yang datang ke saya bernama Kevin dan meminta saya berteriak ‘Kevin!’ ke wajah mereka,” ujar O’Hara kepada People, merujuk dialog terkenalnya di Home Alone.
“Sekarang kebanyakan soal Moira dan Schitt’s Creek. Saya belum pernah mendapatkan perhatian seperti ini seumur hidup saya. Gila rasanya.”
Lahir di Toronto pada 1954, O’Hara menemukan rumah pertamanya di dunia komedi melalui Second City, panggung legendaris yang melahirkan banyak ikon humor Amerika Utara.
Di sanalah ia mempelajari satu hal penting: komedi bukan soal menjadi paling lucu, melainkan paling jujur. Prinsip itu ia pegang sepanjang kariernya.
Bersama Eugene Levy, sahabat sekaligus partner kreatifnya, O’Hara membangun bahasa komedi yang khas.
Ia kerap memerankan karakter absurd, canggung, bahkan menyebalkan, namun selalu terasa manusiawi.
Penonton tertawa bukan karena mengejek, melainkan karena melihat pantulan diri mereka sendiri.
Ketika Home Alone meledak secara global pada 1990, O’Hara tiba-tiba menjadi bagian dari masa kecil jutaan orang.
Namun ia tidak terjebak dalam satu citra. Ia memilih jalur yang lebih sunyi dan berani: memerankan karakter-karakter yang aneh, tidak selalu cantik, dan sering kali tidak menyenangkan.
Dalam film-film karya Christopher Guest seperti Best in Show dan A Mighty Wind, O’Hara tampil tanpa rias glamor, minim dialog berlebihan, tetapi penuh presisi dan kedalaman.
Puluhan tahun kemudian, dunia kembali “menemukannya” lewat Moira Rose.
Baca juga: Daftar 6 Film Home Alone dari 1990 sampai 2021, Referensi Tontonan Libur Natal dan Tahun Baru
Dengan rambut palsu dramatis dan aksen bicara yang nyaris teatrikal, Moira bisa saja menjadi karikatur.
Namun O’Hara menjadikannya sosok yang rapuh, penuh kebanggaan, dan diam-diam kesepian. Ia lucu, tetapi juga sangat manusiawi.
Peran tersebut membawanya meraih Emmy Award, Golden Globe, dan SAG Award. Lebih dari itu, peran tersebut memperkenalkan Catherine O’Hara kepada generasi penonton baru.
Aktris yang selama ini bekerja tanpa banyak sorotan itu akhirnya diakui sebagai salah satu ikon komedi terbesar di zamannya.
Di kehidupan pribadi, O’Hara dikenal jauh dari hiruk-pikuk selebritas.
Ia menikah dengan desainer produksi Bo Welch dan membesarkan dua anak.
Ia jarang berbicara tentang dirinya sendiri, lebih senang membicarakan proses kreatif, cerita, dan orang-orang di sekitarnya.
Baginya, akting bukan tentang menjadi pusat perhatian, melainkan tentang melayani cerita.
Seiring menyebarnya kabar kepergiannya, ucapan duka mengalir dari berbagai kalangan.
“Mama. Kukira kita masih punya waktu,” tulis Macaulay Culkin di Instagram, disertai foto mereka berdua dalam Home Alone.
“Aku ingin lebih. Aku ingin duduk di kursi di sampingmu. Aku mendengarmu, tapi masih banyak yang ingin kukatakan. Aku mencintaimu.”
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan duka cita atas wafatnya O’Hara.
“Selama lebih dari lima dekade berkarya, Catherine telah mengukuhkan tempatnya dalam kanon komedi Kanada,” tulisnya di X.
“Kanada telah kehilangan seorang legenda. Pikiran saya bersama keluarga, sahabat, dan semua orang yang mencintai karyanya di layar. Ia akan sangat dirindukan.”
Film yang Pernah Dibintangi Catherine O’Hara :
- Double Negative (1980), bersama Eugene Levy dan John Candy
- Beetlejuice (1988), garapan Tim Burton
- Home Alone (1990), sebagai ibu Kevin
- Home Alone 2: Lost in New York
- The Nightmare Before Christmas (1993), kembali bekerja sama dengan Tim Burton
Baca tanpa iklan