News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dua Tipe Kelainan Jantung Bawaan pada Bayi, Gejala Salah Satunya Sering Diabaikan

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KELAINAN JANTUNG BAWAAN - Ilustrasi penyakit jantung bawaan pada anak.  Tetralogi Fallot merupakan salah satu kelainan jantung bawaan kompleks yang muncul sejak bayi lahir. Penyakit ini dinamai “tetralogi” karena terdiri dari empat kelainan struktur jantung yang terjadi bersamaan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penyakit jantung bawaan pada bayi atau anak ternyata tidak selalu membuat tubuh tampak kebiruan.

Sebagian anak justru terlihat sehat dan aktif, sehingga kondisinya baru diketahui saat usia lebih besar.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Yovi Kurniawati, Sp.JP, Subsp.K.Ped.P.J.B(K), menjelaskan bahwa penyakit jantung bawaan dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu biru dan tidak biru.

“Nah kalau kita ngomong di dalam mengenai penyakit jantung bawaan itu sebenarnya ada dua. Yang asianotik atau yang tidak biru, kemudian yang biru,” jelas dr. Yovi pada media briefing di Senayan Jakarta, Kamis (7/5/2026). 

Kelainan Jantung Tidak Biru Sering Sulit Disadari

Pada tipe tidak biru atau asianotik, biasanya anak tidak tampak kebiruan sehingga gejalanya sering diabaikan.

“Kadang-kadang anaknya kelihatan seperti anak-anak biasa,” kata dr. Yovi.

Baca juga: Jantung Bocor Bisa Terjadi Saat Anak Lahir, Ketahui Gejala yang Sering Tak Disadari Orangtua

Padahal, mereka bisa mengalami gangguan pada struktur jantung seperti lubang di sekat jantung. Gejalanya antara lain sulit menyusu, berat badan sulit naik, infeksi paru berulang, hingga cepat lelah.

“Nah itu salah satu alasan biasanya kita dikonsulkan dengan bayi dengan berat badannya sulit naik,” ujarnya.

Pada anak yang lebih besar, keluhannya sering berupa cepat capek saat bermain.

Kelainan Jantung Biru Lebih Mudah Terlihat

Berbeda dengan tipe tidak biru, pada kelainan jantung biru tubuh anak tampak kekurangan oksigen.

Tanda paling khas adalah warna kebiruan pada bibir, kuku, dan lidah.

“Terutama pada sekitar mulut, terus lidah,” jelas dr. Yovi.

Anak juga bisa mengalami clubbing finger atau perubahan bentuk kuku menjadi menonjol akibat kekurangan oksigen kronis.

Selain itu, anak sering jongkok saat bermain karena tubuh mencoba mengurangi rasa sesak.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini