TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gigi bolong pada anak sering dianggap masalah kesehatan ringan. Padahal pada kondisi tertentu, terutama pada anak dengan penyakit jantung bawaan, infeksi dari gigi ternyata bisa berdampak hingga ke jantung.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Yovi Kurniawati menjelaskan, anak dengan kelainan jantung bawaan memiliki risiko lebih tinggi mengalami infective endocarditis atau infeksi pada lapisan jantung.
“Kalau kita ada fokus infeksi di gigi, misalnya anak dengan jantung bawaan punya fokus infeksi, mungkin dampaknya nggak akan terjadi di gigi aja,” ujar dr Yovi pada media briefing di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, kondisi ini terjadi karena pada jantung bawaan yang memiliki lubang atau kebocoran, terdapat aliran darah yang terus mengenai bagian tertentu di jantung.
“Kalau ada lubang atau bocor itu kan ada aliran yang lewat,” katanya.
Baca juga: Awas Persoalan Gigi Berlubang Bisa Picu Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Dokter
Aliran tersebut dapat menyebabkan area tertentu di jantung menjadi lebih rentan mengalami infeksi.
“Nah daerah itu yang namanya locus minoris atau daerah yang rentan terjadinya infeksi,” jelas dr Yovi.
Di sisi lain, bakteri dari gigi berlubang bisa masuk ke pembuluh darah dan ikut mengalir bersama sirkulasi darah menuju jantung.
“Kuman yang ada di situ mungkin bisa menyebar ke aliran darah. Aliran darah nanti akan lewat ke jantung,” ujarnya.
Saat bakteri mencapai area jantung yang rentan, bakteri dapat menempel dan berkembang menjadi infeksi.
“Nah kalau ada kuman yang beredar di sirkulasi darah itu bisa nempel di situ,” kata dr Yovi.
Meski begitu, dr Yovi menegaskan kondisi ini bukan berarti semua anak dengan gigi bolong pasti mengalami infeksi jantung.
Namun, orang tua perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi, terutama bila anak memiliki penyakit jantung bawaan.
Ia mengatakan, infeksi pada jantung dapat membentuk vegetasi atau gumpalan yang terdiri dari bakteri dan sel darah.
Baca tanpa iklan