“Alhamdulillah hakim menjadi kepanjangan Allah SWT untuk menjadikan DRL tetap sebagai tersangka dan prosesnya terus dilanjutkan hingga ke persidangan,” ucap Doktif.
Ogah Damai
Doktif secara tegas menutup pintu perdamaian. Ia mengklaim telah menolak tawaran perdamaian dengan nilai fantastis.
“Untuk perdamaian, Doktif tekankan lagi, meskipun puluhan miliar, bahkan sekarang angkanya 50 miliar menuju ke Doktif, itu tertutup. Tidak ada kata damai,” tegasnya.
Doktif menyebut tujuan utamanya bukan keuntungan pribadi, melainkan pengembalian dana masyarakat yang diduga dirugikan.
(Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah).
Baca tanpa iklan