Sebelumnya, Mohan Hazian juga menuliskan pernyataan pribadi yang diunggah di Instagram.
Saat itu dia membantah semua tudingan pelecehan seksual yang ramai di medsos.
“Saya harus menggarisbawahi bahwa saya tidak seperti yang dituduhkan. Saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapa pun,” tegas Mohan.
Ia meminta publik untuk melihat persoalan ini secara jernih dan adil, serta tidak hanya berdasarkan informasi yang belum sepenuhnya terverifikasi.
Meski membantah tuduhan tersebut, Mohan mengakui pernah melakukan kesalahan di masa lalu terkait hubungannya dengan wanita lain.
Kesalahan tersebut, menurutnya, telah berdampak besar terhadap keluarganya.
“Semua kesalahan di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Itu telah memberikan dampak kepada istri dan anak saya dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apa pun,” katanya.
Mohan juga menyatakan siap menerima berbagai konsekuensi yang muncul, termasuk kehilangan pekerjaan dan kepercayaan, sebagai bagian dari proses pembelajaran hidup.
“Apa pun penilaian yang berkembang saat ini, saya menerima berbagai konsekuensi sebagai pelajaran yang sangat berat untuk terus berbenah diri,” ujarnya.
Pengakuan Korban AM Viral di X
Diketahui, Mohan Hazian, pendiri brand Thanksinsomnia, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan.
Dugaan itu disampaikan oleh terduga korban yang memiliki akun berinisial AM di media sosial X.
AM mengklaim Mohan melecehkan dia pada bulan Mei 2025.
Saat itu korban mengaku sedang mendapat pekerjaan sebagai talent untuk photoshoot atau videoshoot salah salah satu brand. Pada saat photoshoot, korban mendapat ada hal aneh.
“Photoshoot dilakukan bersama 2 Photographer (termasuk Owner M) dan 1 Talent Scouter-nya yang menghubungi saya. Satelah photoshoot selesai saya berencana pulang, kemudian owner menanyakan apakah saya mau makan di suatu tempat. Pada saat itu masih ada Talent Scouter,” tulis AM, Minggu, (8/2/2026).
Korban mendapat ajakan makan malam dengan terduga pelaku. Lalu, dia dibawa masuk ke area photoshoot. Di sana terduga pelaku melancarkan aksi pelecehan.
Baca tanpa iklan