TRIBUNNEWS.COM - Setelah laporan Wardatina Mawa atas dugaan perzinaan terhadap dirinya naik ke tahap penyidikan dan dalam momen bulan suci Ramadan, Inara Rusli akhirnya menyampaikan permohonan maaf.
Permohonan maaf Inara Rusli tersebut dibuat melalui video dan juga melalui pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram pribadinya @mommy_starla.
Dalam permohonan maafnya tersebut, Inara Rusli tidak menyebutkan nama Wardatina Mawa.
Namun dari isinya, diduga permintaan maafnya ditujukan kepada Mawa, orang yang telah disakitinya gara-gara Inara menikah siri dengan Insanul Fahmi, suami sah Mawa.
Disinggung mengenai video permintaan maaf mantan istri Virgoun itu, Wardatina Mawa mengaku belum mengetahui secara pasti.
Mawa mengatakan hingga saat ini belum ada langkah konkret dari Inara untuk menemuinya secara langsung.
"Saya enggak tahu ya kalau terkait video itu, sama sekali saya tidak menerima permintaan (maaf)," ucap wanita bercadar ini, dikutip dari YouTube Insertlive, Minggu (22/2/2026).
"Karena dia kan enggak ada ya meminta maaf langsung kepada saya,” sambungnya.
Meski begitu, ibu satu anak ini tak menutup pintu untuk memaafkan, apalagi di bulan Ramadan ini.
Namun, ia juga menegaskan bahwa memaafkan tidak semudah yang dibayangkan, sebab luka yang dialaminya belum sepenuhnya sembuh.
“Mungkin di bulan puasa ini, namanya juga kita harus saling memaafkan ya. Tapi balik lagi, tergantung dianya seperti apa," kata Mawa.
"Saya berusaha memaafkan, tapi sangat sulit untuk melupakan peristiwa dan kejadian yang sudah mereka lakukan,” lanjutnya.
Baca juga: Mawa Akan Gugat Cerai usai Lebaran, Insanul Fahmi Singgung Cita-cita bersama sang Istri
Wardatina Mawa Bersyukur Kasus Perzinaan Insan dan Inara Naik Sidik
Sementara itu, Wardatina Mawa bersyukur laporannya atas kasus dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang menyeret Inara Rusli dan Insanul Fahmi naik status ke penyidikan.
Perkara ini bermula dari laporan Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025.
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.
Baca tanpa iklan