TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Aurelie Moeremans cerita soal rencana mengalih wahanakan kisahnya di novel Broken Strings menjadi film.
Ia mengungkap sempat diliputi keraguan sebelum akhirnya memutuskan buku Broken Strings diadaptasi menjadi film.
Pasalnya, kisah yang ia tulis merupakan cerita personal yang memiliki arti penting dalam hidupnya.
Aurelie mengaku tak menyangka respons publik terhadap bukunya akan begitu besar hingga menarik perhatian banyak rumah produksi (PH).
“Sempet banget (ragu), jujur aku juga gak nyangka bakal serame itu," ujar Aurelie Moeremans kepada Tribunnews.com, Jumat (27/3/2026).
"Waktu tiba-tiba banyak banget PH yang ngontak, aku malah kaget,” terusnya.
Baca juga: Aurelie Moeremans Melahirkan Anak Pertama di California, Banjir Ucapan Selamat dari Rekan Artis
Situasi tersebut justru membuatnya lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan membawa kisahnya ke layar lebar.
Ia tak ingin adaptasi film ini terkesan hanya menumpang popularitas semata tanpa menjaga esensi cerita.
“Karena ini cerita aku dan sangat penting buat aku, aku jadi makin hati-hati," ucapnya.
"Aku gak mau kesannya kayak aji mumpung atau filmnya dibuat cuma karena lagi viral aja, tapi gak sesuai sama esensi ceritanya,” lanjut Aurelie.
Setelah melalui berbagai pertimbangan, Aurelie akhirnya mantap untuk membawa ceritanya dari novel ke layar lebar.
Ia menegaskan bahwa keputusan untuk mengangkat Broken Strings ke layar lebar bukan semata karena momentum, melainkan demi menyampaikan pesan yang lebih luas kepada penonton.
Menurutnya, film justru bisa menjadi medium yang lebih inklusif untuk menjangkau orang-orang yang mungkin tidak terbiasa membaca buku.
“Aku melihatnya kalau ini bisa menjangkau lebih banyak orang dan spread awareness lebih luas, itu sudah jadi tujuan utamaku. That’s the only goal,” tuturnya.
Baca tanpa iklan