Ringkasan Berita:
- Ashanty dan sang suami Anang Hermansyah menjalani ibadah haji tahu ini
- Perjalanan ke Tanah Suci jadi tambah spesial karena bertepatan momen perayaan hari jadi ke-15 usia pernikahannya dan Anang Hermansyah
- Jelang ibadah haji diakui Ashanty, suasana hatinya jadi melankolis
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ashanty mengaku menjelang keberangkatan Ibadah Haji tahun ini, emosinya menjadi sangat tidak stabil.
Ibu sambung Aurel Hermansyah itu mengungkapkan hatinya menjadi sangat sensitif, bahkan kerap meneteskan air mata setiap kali mendengar lantunan doa-doa suci berkumandang.
"Enggak tahu kenapa mau haji ini aku tuh kayak melow terus. Kalau dengar kayak ada Labbaik Allahumma Labbaik itu nangis. Terus tadi nangis-nangis," kata Ashanty saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, baru-baru ini.
Bagi pelantun lagu Jodohku ini, menyucikan hati sebelum menginjakkan kaki di Mekkah adalah hal yang utama.
Itulah mengapa ia secara khusus memanfaatkan momen ini untuk meminta maaf secara tulus kepada seluruh karyawannya demi membersihkan diri dari segala kekhilafan.
"Kemarin juga aku mikir-mikir aku masih ada utang enggak ya gitu. Kan kita takut ya. Kita hidup manusia pasti banyak khilaf, banyak salah kata, salah sikap. Jadi alhamdulillah bisa semua tadi," tuturnya.
Kado Terindah Anniversary Pernikahan ke-15
Perjalanan ke Tanah Suci kali ini dirasa kian spesial karena bertepatan dengan momen perayaan hari jadi pernikahan Ashanty dan Anang Hermansyah yang ke-15.
Menjalani ibadah haji bersama sang suami dinilainya sebagai hadiah paling luar biasa dalam kehidupan rumah tangga mereka.
"Kita benar-benar spesial banget gitu kali ini karena bisa merayakan anniversary pernikahan kita tuh naik haji. Itu yang aduh masya Allah banget gitu tambahannya. Kan honeymoon yang masya Allah lah ya," ujar Ashanty.
Meski diselimuti kebahagiaan, Ashanty sadar betul bahwa beribadah berdua saja dengan suami di tengah jutaan jemaah tentu memiliki tantangan tersendiri.
Ia pun sudah mewanti-wanti sang suami untuk saling menjaga ego dan menahan emosi selama berada di sana.
"Aku bilang sama dia, kita kan enggak ada setiap hari tanpa cekcok sebenarnya. Nanti di sana sabar-sabarin diri ya. Jadi banyak istigfar dan aku gak mau ada sedikit pun selisih paham," pungkasnya.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)
Baca tanpa iklan