TRIBUNNEWS.COM - Konflik pascaperceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik.
Setelah resmi mengakhiri rumah tangga yang telah dibina selama 11 tahun, hubungan keduanya kini diwarnai persoalan terkait akses bertemu anak.
Dari pernikahan tersebut, Ruben dan Sarwendah dikaruniai dua orang putri.
Hak asuh anak diketahui berada di tangan Sarwendah, meski sebelumnya kedua belah pihak telah memiliki kesepakatan mengenai pembagian waktu untuk mengurus dan bertemu anak-anak mereka.
Belakangan, Ruben mengaku mengalami kesulitan untuk bertemu dengan kedua putrinya.
Kondisi itu kemudian mendorongnya menggelar konferensi pers bersama kuasa hukumnya, Minola Sebayang, guna menyampaikan apa yang selama ini dirasakannya.
Di sisi lain, Sarwendah menyayangkan persoalan tersebut dibawa ke ruang publik.
Menurutnya, komunikasi untuk bertemu anak sebenarnya dapat dilakukan secara langsung melalui pesan pribadi.
Namun, Ruben membantah anggapan tersebut.
Ia mengaku sudah berupaya menghubungi pihak terkait, tetapi pesan yang dikirimkannya tidak selalu mendapatkan respons.
Tak hanya itu, pihak Ruben juga menyebut berbagai upaya telah dilakukan demi bisa bertemu dan menghabiskan waktu bersama kedua putrinya.
Baca juga: Pemicu Memanasnya Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah, Berawal dari Dipersulit Bertemu Anak
Akan tetapi, dalam beberapa kesempatan, Ruben justru merasa tidak mendapatkan sambutan yang baik.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya pernah mengalami situasi yang membuatnya merasa diabaikan saat berusaha menemui anak.
"Kalau misalnya kemudian Ruben datang, kemudian dikacangin, kan sudah pernah kemarin itu," ujar Minola Sebayang, dikutip Tribunnews dalam YouTube Starpro, Rabu (3/6/2026).
Minola kemudian menyinggung salah satu momen saat Ruben menghadiri acara yang diikuti putrinya.
Baca tanpa iklan