News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Beban Berat Jadi Samuel dan Azura, Fadi Alaydrus-Saskia Chadwick Tak Bisa Setengah Hati

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TEKANAN PEMBACA - Fadi Alaydrus dan Saskia Chadwick akui rasakan tekanan tinggi dari pembaca Samuel saat harus bintangi versi serialnya. Fadi Alaydrus dan Saskia Chadwick di kawasan Thamrin Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fadi Alaydrus dan Saskia Chadwick memikul tanggung jawab besar saat dipercaya menjadi pemeran utama serial Samuel. 

Adaptasi novel populer karya Itakrn ini bukanlah proyek biasa, mengingat kisah tersebut telah dibaca lebih dari 21 juta kali di Wattpad dan memiliki basis penggemar yang sangat loyal. 

Fadi mengaku antusias sekaligus penasaran dengan respons para penggemar yang selama ini telah memiliki gambaran sendiri mengenai karakter Samuel dan Azura.

Kesadaran bahwa Samuel merupakan IP besar membuat para pemain tak bisa bekerja setengah hati. 

Baca juga: Cerita Dibalik Layar Serial Night Shift for Cuties, dari Shenina Cinnamon dan Nadya Syarifa

Saskia mengakui ada tekanan saat memerankan Azura, namun ia memilih melihatnya sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik.

"Beban, tapi beban baik mungkin ya. Karena kita sangat-sangat teliti sama IP Samuel ini," ujar Saskia Chadwick di kawasan Thamrin Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).

"Kita sangat peduli sama karakter kita juga, jadi bebannya mungkin lebih ke kitanya untuk mengasih yang terbaik buat penonton, buat karakter kita juga," terus Saskia.

Ia menambahkan seluruh tim produksi mencurahkan banyak perhatian dan cinta selama proses pengerjaan serial tersebut.

"Teman-teman juga sudah mengupayakan segalanya, sangat banyak cinta dan kasih sayang yang dituang di sini," bebernya.

"Jadi aku harap teman-teman juga bisa sangat-sangat menikmati dari perasaan cinta kita dari proses ini," lanjut Saskia.

Tantangan juga dirasakan Fadi ketika harus menghidupkan karakter yang sudah begitu melekat di benak jutaan pembaca. 

Menurutnya, proses adaptasi dari novel ke serial memerlukan penyesuaian yang tidak sedikit.

"Ikut arahan dari sutradara dan skenario, dan juga novelnya. Dan untuk ngikutin mereka pun aku butuh penyesuaian yang lumayan besar juga. Apalagi kan novel, Wattpad, film, series itu beda-beda ya," tutur Fadi.

"Jadi semuanya punya dunianya masing-masing, tapi pun tetap membawa Wattpad sebagai referensi utamanya biar masih bisa nyambung sama yang ada di bayangan-bayangan pembaca," ungkapnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini