News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jefan Nathanio Mengaku Rasional, Tapi Magang Jadi Dukun Demi Lulus Skripsi

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CAST DUKUN MAGANG - Jefan Nathanio (depan kanan), Salsabila Zahra (depan kiri), Mamang Osa (belakang kanan), Adi Sudirja (belakang kiri) cerita soal film Dukun Magang saat mampir di Tribun Si Paling Seleb, Rabu (20/5/2026). (Lendy Ramadhan)

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Riuh tawa mewarnai sesi wawancara para pemain film horor komedi Dukun Magang. 

Di tengah candaan yang saling dilempar antarpemain, aktor Jefan Nathanio beberapa kali terlihat tertawa lepas.

Meski suasana berlangsung santai dan penuh humor, Jefan memberikan jawaban tegas ketika ditanya mengenai pandangannya terhadap dukun.

Profesi itu menjadi bagian penting dalam film yang baru saja dibintanginya, yakni Dukun Magang.

Baca juga: Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Batch 9 2026, Tersedia Penempatan Jakarta dan Riau, Cek Syaratnya

"Aku Jefan perannya jadi Raka anak kuliahan yang pengin magang jadi dukun," ujar Jefan Nathanio sambil tertawa di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2026).

"Skeptis. Sama seperti Raka, skeptis. Tapi percaya ada hal-hal gaib," kata Jefan.

Pandangan tersebut rupanya selaras dengan karakter Raka yang ia perankan dalam film Dukun Magang. 

Menurut Jefan, Raka menjadi sosok yang paling rasional dibanding karakter lainnya dalam film tersebut.

"Enggak, enggak (karakter Raka tidak komedi). Raka ini orang yang paling waras dibanding yang lain," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jefan juga menjelaskan garis besar cerita film tersebut. 

Ia menyebut Raka merupakan mahasiswa tingkat akhir yang kesulitan menyelesaikan skripsinya.

"Ini film menceritakan tentang perjalanan Raka, aku nih Jefan. Anak kuliah semester 8, menyelesaikan skripsi tapi skripsinya enggak di-acc terus," tuturnya.

"Akhirnya si cewek ini mengusulkan ide untuk pergi ke Desa Kalimati," jelas Jefan Nathanio.

Meski mengusung tema dunia perdukunan dan unsur horor, Jefan menilai porsi komedi dalam film ini jauh lebih dominan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini