TRIBUNNEWS.COM - Aksi live jualan TikTok dilakukan Sarwendah dengan Giorgio Antonio berlokasi di rumah yang disebut masih milik Ruben Onsu itu, menuai pro kontra.
Terlebih di rumah tersebut, masih jadi sengketa gana-gini pasca Ruben dan Sarwendah bercerai pada akhir 2024, lalu.
Pun rumah mewah itu, juga ditinggali oleh dua putri Ruben.
Apalagi kehadiran Giorgio, sosok pria yang disebut-sebut sebagai CEO brand yang belum diketahui itu, setiap hari datang ke rumah Sarwendah.
Kemunculan sosok Gio yang terlalu sering di rumah Sarwendah yang juga ditempati anak-anak ini, turut mendulang keprihatinan. Lebih lagi ia masih belum memiliki ikatan resmi pernikahan dengan Sarwendah.
Seorang Praktisi Hukum Agustinus Nahak menilai, kehadiran Gio yang disebut sebagai orang asing di rumah Sarwendah ini, harus atas izin Ruben.
Apalagi Ruben juga masih memiliki hak atas rumah tersebut dan sang presenter juga adalah ayah kandung dari dua putrinya yang juga menempati kediaman itu.
"Ketika ada orang asing masuk ke rumah seharusnya ada pemberitahuan atau persetujuan si Ruben. Ada anak-anaknya di situ," jelas Agustinus Nahak, dikutip dari YouTube Cumi-cumi, Rabu (17/6/2026).
Apalagi rumah yang seharusnya jadi tempat istirahat beralih fungsi sebagai lokasi live jualan di TikTok.
Agustinus Nahak mengkhawatirkan kegiatan jualan live TikTok itu, bisa mengganggu jam istirahat dan waktu belajar anak.
Sehingga dikhawatirkan, akan berdampak pada psikis anak-anak Sarwendah dan Ruben.
Baca juga: Ruben Onsu Tetap Tak Cairkan Nafkah Ratusan Juta ke Sarwendah Jika Masih Sulit Bertemu Anak
"Takutnya live yang dilakukan bisa mengganggu jam belajar anak, jam istirahat anak. Maka psikis anak bisa terganggu. Apalagi mereka belum sah ya."
Untuk itu di tengah konflik soal rumah hingga kehadiran sosok Gio di dalamnya, Agustinus Nahak meminta Ruben untuk melakukan upaya hukum.
Ada dua upaya hukum yang bisa dilakukan oleh Ruben, yakni lapor KPAI dan menggugat balik hak asuh anak.
Baca tanpa iklan