Ditanya apakah tulisan 'BAGNAIA' yang selalu nempel di papan Gresini Ducati mempengaruhinya, Bastianini mengaku tak menggubrisnya.
"Tidak, saya tak perlu memperhatikan itu," jawab Bastianini sembari tersenyum.
Untungnya, apa yang dikhawatirkan pabrikan Italia tak terjadi di Malaysia.
Bagnaia berhasil menyegel kemenangan sekaligus memperlebar margin keunggulannya dari Fabio Quartararo (Yamaha) yang duduk di posisi kedua klasemen.
Bagnaia, kini hanya membutuhkan dua poin dari satu race tersisa untuk menyegel gelar Juara Dunia MotoGP 2022.
Artinya, balapan di MotoGP Valencia, Bagnaia hanya perlu finis di P14 untuk menyudahi penantian 15 tahun Ducati merengkuh gelar juara dunia.
(Tribunnews.com/Giri)
Baca tanpa iklan