Werry Prayogi selaku Chief De Mission Pertamina menjelaskan bahwa di tim JPF ada dua pemain yang berumur di bawah 20 tahun.
Ini menunjukkan bahwa klub voli milik BUMN ini memang bertujuan untuk membantu pembibitan atlet voli demi kemajuan prestasi Indonesia.
“Di tim putra kami memiliki Luvi Febrian Nugraha di posisi Opposite Hitter yang masih berusia 18 tahun, serta di tim putri ada Gendis (Azzahra Dwi Febyane) yang baru berusia 15 tahun di posisi outside hitter sebagai pilar muda tim Pertamina tahun ini,” kata Werry, dikutip dari kominfo.jatimprov.go.id
Namun tak mudah untuk Gendis menembus starting line-up utama Jakarta Pertamina Fastron.
Pasalnya tim asuhan Eko Waluyo ini mempunyai Outside Hitter lain yang tergolong lebih berpengalaman.
Di antaranya ialah Ajeng Viona yang musim lalu membela Gresik Petrokimia.
Belum lagi legiun asing JPF diperkuat oleh Maraija Zelenovic. Artinya, Gendis harus bersaing dengan dua rekan setimnya ini untuk menggaransi posisi Oustide Hitter.
Meski demikian, aplaus bagi Gendis, karena di usianya yang baru 15 tahun namun sudah bisa menembus kompetisi tertinggi bola voli nasional.
(Tribunnews.com/Giri)