Adapun pihak Bhayangkara Presisi tampak sekali mengandalkan opposite hitter asing mereka yaitu, Daudi Okello dan Noumory Keita.
Dua pemain ini menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Bhayangkara Presisi.
Usaha dari Daudi Okello sempat membuat poin-poin awal di set pertama berjalan ketat.
Namun berkat gempuran yang dilakukan oleh Rivan Nurmulki cs membuat STIN BIN menang mudah, skor 18-25.
Di set kedua, terdapat harapan dari Bhayangkara Presisi untuk bangkit setelah servis Agil Angga Anggara berbuah tujuh poin berturut.
Inisiasi dari Agil Angga menghasilkan ace, monster block hingga serangan balik quick spike.
Usaha tersebut membuahkan keunggulan Bhayangkara Presisi 3-7 di set kedua.
Keuntungan jarak tersebut mampu dimaksimalkan oleh Bhayangkara Presisi untuk menetralkan kedudukan di set kedua, skor 25-18.
DiĀ set ketiga, permainan masih didominasi oleh Bhayangkara Presisi meskipun mendapatkan perlawanan ketat dari STIN BIN.
Skor berjalan imbang mendekati penutupan set ketiga, untungnya pertarungan ini dapat dimenangkan oleh Bhayangkara Presisi dengan skor 22-25.
Adapun saat di set terakhir, menjadikan partai berjalan dengan sangat panas.
Sempat terjadi calsh di antara kedua tim ketika kaki dari Fahreza Rakha tersangkut oleh pergerakan pemain asing STIN BIN.
Skor berjalan ketat hingga akhirnya Bhayangkara Presisi menutup kemenangan dengan skor 16-25.
Klasemen Final Four Proliga 2024
1. Lavani Jakarta: 2 Main, 6 Poin
2. Palembang Bank Sumsel: 2 Main, 5 Poin
3. Bhyangkara Presisis: 3 Main, 5 Poin
4. STIN BIN: 3 Main, 0 Poin
(Tribunnews.com/Bayu Panegak)
Baca tanpa iklan