TRIBUNNEWS.COM - Megawati Hangestri mengukir sejarah manis meraih keping medali emas pertama dan terakhirnya di ajang Pekan Olahraga Nasional. PON 2024 menjadi momen fantastis bagi pevoli berjuluk Megatron itu.
Tim Jawa Timur (Jatim) bersama Megawati Hangestri menyabet keping medali tertinggi setelah mengalahkan Jawa Barat (Jabar) pada partai final voli putri PON 2024 di GOR Sumut Sport Center, Deli Serdang, Kamis (19/9/2024).
Tim voli Jatim membungkam Jabar yang diperkuat oleh Tisya Amallya, Ratri Wulandari hingga Alya Anastasya lewat skor 1-3 (25-22, 23-25, 23-25 dan 23-25).
Sebagai informasi, ini menjadi keping medali emas pertama tim voli Jatim di PON dalam kurun waktu 24 tahun terakhir.
Terakhir kali tim putri Jawa Timur meraih medali emas dari cabor voli indoor pada PON tahun 2000 saat Surabaya sebagai tuan rumah.
Sedangkan bagi tim voli Jawa Barat, skuad asuhan Risco Herlambang gagal menjaga tren medali emas yang diraih pada PON tiga edisi terakhir.
Tim voli putri Jabar selalu menjadi juara saat PON 2012, 2016, dan 2021. Namun rentetan itu berhenti pada edisi kali ini.
Khusus bagi Megawati Hangestri, keberhasil meraih medali emas PON 2024 merupakan capaian bersejarah.
Sebab di ajang Pekan Olahraga Nasional, ini merupakan capaian terbaik, setelah di edisi 2021 langkah tim voli Jatim terhenti di fase grup.
Dan yang paling prestise bagi pevoli asal Jember Jawa Timur tersebut, PON 2024 merupakan ajang terakhir baginya. Sebab di PON edisi selanjutnya, Megawati Hangestri sudah tidak bisa berpartisipasi karena terganjal batasan usia.
Saat ini Megatron berusia 24 tahun. Sedangkan batasan usia pevoli yang tampil di PON adalah berumur 25 tahun.
Seperti yang disampaikan oleh teman Megawati di tim voli Bank Jatim, Rianita Panirwan Hastia, PON 2024 merupakan pencarian medali emas terakhir untuk Megatron.
Baca juga: Hasil Final Voli Putri PON 2024: Megawati Hangestri 5 Poin, Jabar Gulung Jatim 25-22 di Set Pertama
"Ini kan PON terakhir Mega juga kebetulan," terang Rianita, saat dihubungi Tribunnews, Rabu (18/9/2024) sore WIB.
"Jadi bapak Kapolda sangat antusias dan berusaha keras untuk mengusahakan (Megawati) bisa perkuat tim (Jawa Timur)," tambah Rianita.