Voli

Megawati Keren No Debat, Hanya Red Sparks yang Tak Tersentuh Virus Asia Quarter Liga Voli Korea

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SMES MEGAWATI - Pemain Red Sparks Park Megawati Hangesti mencoba melakukan spike saat Fun Volleyball Match melawan Indonesia All Star di Indonesia Arena Jakarta, Sabtu (20/4/2024). Red Sparks dan Megawati tidak tersentuh virus Asia Quarter Liga Voli Korea. TRIBUNNEWS/HERUDIN
SMES MEGAWATI - Pemain Red Sparks Park Megawati Hangesti mencoba melakukan spike saat Fun Volleyball Match melawan Indonesia All Star di Indonesia Arena Jakarta, Sabtu (20/4/2024). Red Sparks dan Megawati tidak tersentuh virus Asia Quarter Liga Voli Korea. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Berpindah ke GS Caltex, skuad asuhan Lee Young-taek membuat keputusan menunjuk Stephanie Wailer (Australia) sebagai pengisi kuota Asia Quarter.

Secara performa, Wailer mampu mengimbangi performa Gyselle Silva sebagai point maker dari GS Caltex. Tapi di tengah tren positif performa Wailer, justru masalah menghadang.

Cedera yang dialami Wailer membuat manajemen GS Caltex memilih untuk menyudahi kerjasamanya dengan sang hitter. Pilihan sulit diambil tim berwarna hijau tosca itu dengan mengontrak middle blocker asal Vietnam, Tran Thi Bih Thuy.

Hwaseong IBK Altos juga tak luput dari 'virus' Asia Quarter. 

Setter IBK Altos asal China, Chen Xintong, mengalami masalah cedera yang membuatnya memilih mengundurkan diri dari tim. 

Keputusan itu diambil pevoli berusia 30 tahun tersebut karena dia membutuhkan lebih banyak waktu untuk pemulihan cedera di negaranya. Hingga detik ini, IBK Altos belum menemukan pengganti.

Terbaru adalah Hyundai Hillstate yang harus kehilangan pemain asing Asianya, Wipawee Srithong (Thailand) yang mengalami cedera engkel.

Cedera tersebut diperoleh Wipawee saat Hyundai Hillstate kalah dari Red Sparks di Chungmu Gymnasium, Jumat (7/2/2025). 

Outside hitter timnas voli putri Thailand ini mengalami salah tumpuan saat mendarat. Dia bahkan harus ditandu untuk keluar dari lapangan pertandingan.

Praktis jika berbicara soal konsistensi pemain asing Asia, Red Sparks, merupakan yang paling diuntungkan.

Sejak musim lalu, Megawati selalu menjadi point maker bagi tim Merah-Hitam. Bahkan performa pevoli asal Jember, Jawa Timur ini cenderung meningkat di musim keduanya.

Selain Megawati, pemain AI Peppers asal China bisa dikatakan tidak tersentuh 'virus' Asia Quarter. Dia adalah Zhang-yu.

Tapi secara performa, middle blocker AI Peppers itu cenderung inkonsisten. Jika dibandingkan Megawati, jelas kalah jauh.

(Tribunnews.com/Giri) 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini