News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

MotoGP

Transfer Pembalap MotoGP 2027: Bukan Marc Marquez Jilid II, Fabio Quartararo Memilih Setia

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MARQUEZ DAN QUARTARARO - Pembalap Honda Spanyol Marc Marquez (kiri) melambai di samping pebalap Yamaha Prancis Fabio Quartararo setelah sesi kualifikasi Grand Prix MotoGP Spanyol di arena balap Jerez di Jerez de la Frontera pada 30 April 2022. Fabio Quartararo menolak ikuti jejak Marc Marquez di MotoGP 2027.

TRIBUNNEWS.COM - Bursa transfer pembalap MotoGP 2027 semakin 'meriah' lewat pernyataan pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. El Diablo menolak ikuti jejak Marc Marquez.

Masa depan juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo terus diselimuti teka-teki untuk MotoGP 2027, meski memiliki kontrak dengan pabrikan Yamaha hingga MotoGP 2026.

Dalam pernyataannya, pembalap berjuluk El Diablo ini mengindikasikan tak mau mengikuti jejak Marc Marquez bergabung ke tim satelit.

Monster Energy Yamaha tengah berusaha keluar dari periode buruk. Pengembangan mesin inline 4 yang dipakai saat ini sudah diberhentikan.

CORNERING - Pembalap Monster Energy Yamaha asal Prancis Fabio Quartararo berkendara saat sesi latihan Grand Prix MotoGP Thailand di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 27 Oktober 2023. (Foto Arsip, Oktober 2023)(LILLIAN SUWANRUMPHA / AFP)

Sebagai gantinya, M1 Yamaha akan bertransformasi ke mesin V4, seperti yang dipakai pabrikan rival di MotoGP, meliputi Ducati, KTM, Aprilia, dan Honda.

Pengembangan motor M1 bermesin VR dijajal oleh Quartararo, Alex Rins, dan Jack Miller dalam tes pasca-balap di Misano bulan lalu.

Kesan pertama Quartararo pun negatif. Juara dunia MotoGP 2021 ini menyebut mesin V4 Yamaha memiliki performa dan kendala yang kurang lebih sama dengan mesin inline 4 saat ini.

Quartararo blak-blakan menyebut kecepatan puncak mesin V4 masih lambat, grip masih rendah, sistem elektronik masih berantakan, dan aerodinamikanya tak jauh beda dari mesin saat ini.

Pembalap asal Nice, Prancis ini mengaku yakin dirinya harus mulai mempersiapkan masa depannya dengan melihat performa Yamaha pada 2026. 

"Posisi saya saat ini adalah kami tahu tidak akan ada pengembangan pada motor ini (inline 4)," ujar pembalap bernomor start #20, dikutip dari laman Paddock-GP.

"Tujuan saya selalu berkembang sebagai pembalap. Saya sudah coba banyak di balapan utama dan Sprint. Saya berusaha meningkatkan diri dan mempersiapkan masa depan. Menurut saya, sangat penting mengetahui banyak hal untuk tahun depan," lanjut Quartararo.

Baca juga: Fakta MotoGP Mandalika 2025 - Marc Marquez Hadirkan Triple Crown, Giliran Alex Gelar Pesta Juara

Ikuti Jejak Marc Marquez?

Salah satu alasan mengapa Yamaha kemudian berpindah dari mesin inline 4 ke V4, sebagai bukti komitmen pabrikan Jepang itu dalam membantu Fabio Quartararo bersaing dalam perebutan juara dunia.

Hal ini dilakukan agar mantan pembalap Yamaha Petronas SRT itu tidak berpaling ke tim lain pada MotoGP 2027.

Pada 2024, Quartararo diketahui bernegosiasi dengan Aprilia, sebelum memutuskan memperpanjang kontraknya dengan Yamaha untuk 2025 dan 2026.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini