"Keputusan ini diambil demi menjaga kesehatan dan mencegah risiko penurunan performa. Kami ingin memastikan mereka pulih sepenuhnya sebelum kembali bertanding," tambah pria berusia 48 tahun itu.
PBSI menegaskan, penyesuaian ini bukan bentuk kemunduran, melainkan langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara prestasi, kesehatan, dan pembinaan jangka panjang atlet nasional.
"Dengan semangat pembinaan berkelanjutan dan strategi kompetitif yang matang, saya optimistis tim Indonesia akan terus menunjukkan daya saing tinggi dan mempertahankan posisi sebagai salah satu kekuatan utama bulutangkis dunia," pungkas Eng Hian.
Baca tanpa iklan