Sebagaimana diketahui, Rybakina berhasil menjadi juara turnamen akhir tahun, WTA Finals.
Ia mengalahkan Aryna Sabalenka di babak final untuk mendapatkan gelar juara bergengsi tersebut.
Merujuk kemenangan itu, Rybakina sebenarnya tak kehabisan referensi untuk bisa mengalahkan Sabalenka.
Barangkali keberhasilan itu akan kembali menular saat ia tampil di Australian Open 2026.
Bahkan bisa saja ajang Grand Slam awal tahun ini bisa menjadi sarana balas dendam petenis Kazakhstan ini atas Sabalenka.
Rybakina sendiri sadar memerlukan performa yang lebih stabil untuk bisa berbicara banyak di berbagai turnamen tenis.
"Ini semua tentang memiliki performa yang lebih stabil," kata Rybakina dikutip dari Tennis Update.
"Saya merasa bisa memainkan pertandingan luar biasa, tetapi itu tidak pernah stabil."
"Mari kita lihat apa yang akan terjadi ke depan, tetapi saya benar-benar mengusahakannya."
"Memenangkan gelar lebih banyak lagi menjadi salah satu tujuan utama saya di tahun 2026," lanjutnya.
(Tribunnews.com/Guruh)
Baca tanpa iklan