TRIBUNNEWS.COMĀ - Tes MotoGP 2026 Sepang yang akan dimulai besok Selasa (3/2/2026) mendatang di Sirkuit Sepang, Malaysia, cukup menarik dikawal karena bukan hanya soal comeback pembalap.
Sejatinya agenda res resmi merupakan jadwal rutin dari kelas premier MotoGP sebelum memulai musim baru karena harus tau perkembangan motor yang akan digunakan untuk edisi 2026 nanti.
Namun tes MotoGP 2026 Sepang diprediksi akan mengukir kisah yang berbeda dari agenda pada edisi sebelumnya mengingat jadwal ini bukan sekadar soal kembalinya pembalap ke tim.
Yang menarik dari tes MotoGP 2026 Sepang yakni terkait penentuan nasib pembalap elite dunia untuk musim 2027 mendatang mengingat notabene jajaran rider akan habis kontrak tahun ini.
Praktis, tes MotoGP 2026 Sepang bakal jadi penentuan rider akan memutuskan hengkang dari timnya saat ini atau bertahan. Hal ini selaras dengan bergulirnya era baru MotoGP tahun 2027 nanti.
Kembalinya jagoan Ducati Lenovo sekaligus juara bertahan, Marc Marquez, juga menarik dinanti di tes MotoGP 2026 Sepang.
Pasalnya kakak Alex Marquez tersebut telah menepi sejak terakhir mentas di Mandalika 2025 lalu imbas kecelakaan yang berujung membuatnya cedera bahu.
Tepat setelah menyegel gelar juara dunia MotoGP 2025 di Jepang, The Baby Alien terlibat insiden tabrakan dengan Marco Bezzecchi yang membuatnya cedera dan terpaksa menepi dari agenda balap.
Baca juga: Hasil Tes MotoGP 2026 Sepang: Motor Honda Melesat Tercepat, Fabio Quartararo Tertawa
Marquez absen hingga akhir musim 2025 lalu dan melewatkan tes resmi pertama MotoGP 2026 di Valencia bulan November tahun lalu.
Otomatis tes MotoGP 2026 Sepang ini akan jadi agenda pertama Marquez dengan Ducati sejak menepi gegara cedera.
Pertaruhan Nasib Pembalap Elite
Marquez terbilang posisinya aman untuk pertaruhan nasib kontrak jelang MotoGP 2027 mendatang karena Ducati memprioritaskannya untuk diperpanjang lagi hingga 2028.
Keinginan Ducati senada dengan harapan kekasih Gemma Pinto yang pernah menegaskan bahwa ia akan bertahan di Ducati untuk era baru kelas premier pada 2027 nanti menguitip Crash.
Yang jadi pertanyaan adalah partner Marquez, Pecco Bagnaia. Imbas performa buruknya pada 2025, Bagnaia mulai terancam posisinya sebagai 'anak emas' Ducati yang diprediksi segera tersisih.
Nama Pedro Acosta dari KTM sudah muncul untuk menggantikan Bagnaia di pabrikan Ducati, dan Bagnaia juga diprediksi akan berlabuh ke Aprilia atau Yamaha sebagaimana laporanĀ Motorsport.com.
Pilihan tim baru untuk Bagnaia tersebut beralasan karena sumber yang sama mengatakan bahwa jagoan Yamaha, Fabio Quartararo, dikabarkan segera angkat kaki dari tim berlogo garpu tala tersebut.
Baca tanpa iklan