News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

MotoGP

Update Transfer Pembalap MotoGP 2027 - Alex Rins Mode Pasrah Bertahan dengan Yamaha

Penulis: Niken Thalia
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bahkan dia mengakui bahwa Yamaha yang tengah mengerjakan proyek baru ini tentu ditujukan kepada seorang Quartararo.

Hanya saja secara mengejutkan justru ketika Yamaha tengah membangun, Quartararo hadir dengan kabar bahwa ia akan pindah ke Honda.

"Fabio adalah pembalap yang sangat hebat, saya tidak ragu. Dia berhasil meningkatkan level Yamaha ke titik yang saya, Jack Miller, atau Miguel Oliveira tidak mampu lakukan."

"Namun tanpa mengurangi rasa hormat, motor ini dibuat untuk dia. Dia sudah tujuh musim di Yamaha, dia lebih mengenal motor ini daripada kami dan motor itu telah disesuaikan dengan karakternya dari tahun ke tahun," terangnya.

lihat foto FABIO QUARTARARO - Ekspresi pembalap besutan Yamaha asal Prancis, Fabio Quartararo, songsong sprint race MotoGP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone pada 24 Mei 2025. (Foto MotoGP).

Terlepas dari rumor FQ20, Rins coba meningkatkan ambisi dan tekadnya untuk bekerja lebih keras bersama Yamaha.

ApalagiĀ  setelah sembuh dari cedera parah pada tahun 2023, Rins memastikan pemulihannya sudah selesai.

"Cedera tahun 2023 di GP Italia, Mugello, adalah salah satu yang terburuk. Tulang kering saya hancur berkeping-keping; itu bukan patah tulang yang bersih."

"Saya sangat menderita. Sekarang saya hanya merasakan bekas cederanya saat ada perubahan suhu atau kelembapan. Saya sudah pulih sepenuhnya," tegasnya.

Sayangnya dengan ambisi dan tekadnya yang mulai dibangun, ia harus ditampar realita jika melanjutkan pekerjaannya dengan Yamaha.

Target untuk berburu podium atau kemenangan dalam balapan dinilai masih sulit ia dapatkan ketika berjuang dengan tim pabrikan Jepang tersebut.

"Saya ingin menetapkan target seperti memenangkan balapan atau mengejar podium, tapi dengan proyek baru ini sangat sulit."

"Setelah tes Sepang selesai, kami harus menganalisis situasi kami. Kami harus realistis. Jika kami tidak punya motor untuk menang, kami harus segera menerimanya dan terus bekerja dari posisi kami saat ini," tutupnya.

(Tribunnews.com/Niken)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini