News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

Skenario All Indonesian Final Ambyar, Rian/Rahmat Tersingkir Gegara Error yang Gak Ketulungan

Penulis: Niken Thalia
Editor: Dwi Setiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ringkasan Berita:

  • Skenario All Indonesian Final ganda putra di All England 2026 resmi batal
  • Rian Ardianto/Rahmat Hidayat angkat koper di babak 8 besar
  • Eror Rian/Rahmat yang enggak ketulungan bikin utusan China lolos semifinal All England 2026

TRIBUNNEWS.COM - Hasil babak 8 besar All England 2026 ganda putra berakhir pelik untuk wakil Indonesia, Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, Jumat (6/3/2026).

Pasangan anyar tersebut tak mampu menjegal wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi, imbas permainan mereka yang banyak melakukan kesalahan sendiri.

Unforced error Rian/Rahmat yang enggak ketulungan membuat keduanya harus angkat koper di babak 8 besar All England 2026.

Kekalahan Rian/Rahmat atas Chen/Liu dibukukan setelah main selama 40 menit dengan skor akhir 16-21 dan 10-21.

Dengan hasil itu pula, skenario All Indonesian Final di sektor ganda putra dalam gelaran All England 2026 resmi batal.

Sebab awalnya Rian/Rahmat digadang-gadang bisa menciptakan All Indonesian Final dengan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

lihat foto TANPA BEBAN - Pebukutangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tampil lepas saat menaklukkn unggulan kedelapan asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 23-21, 21-16, Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026). dok;  PBSI

Namun karena duet baru tersebut sudah tersingkir lebih dulu, maka harapan bisa mendapat satu gelar dari All England 2026 sektor ganda putra hanya di Raymond/Joaquin.

Raymond/Joaquin sampai berita ini naik, belum melakoni laga melawan utusan China, Liang Wei Keng/Wang Chang.

Ulasan Jalannya Pertandingan

Awalan bagus Rian/Rahmat dirusak oleh beberapa eror jadi momentum china balik keadaan.

Celah Rian/Rahmat langsung dimanfaatkan china untuk membalik keadaan dan mimpin laga.

Upaya Rian/Rahmat ketika tertingga terus menjaga determinasi demi mengikis gap.

Dengan defense solid dan net play yang meyakinkan, jadi alat untuk mencetak poin.

Baca juga: Drama Sepatu Jebol, Alwi Farhan Dihentikan Kunlavut Vitidsarn di 8 Besar All England 2026

Cara tersebut perlahan membawa Rian/Rahmat mendekatkan skor jadi 7-8 sebelum akhirnya tertinggal 9-11 saat interval.

Selepas jeda, Rian/Rahmat gagal memanfaatkan momentum untuk membalik keadaan gegara unforced error.

Tertinggal 10-15, Rian/Rahmat masih coba mengikis gap jadi 15-16 dan menjaga asa untuk bisa membalik skor.

Sayangnya, konsistensi bermain Rian/Rahmat masih belum solid yang membuat mereka akhirnya terbelenggu oleh tekanan China.

Gim pertama berakhir dengan skor 16-21 untuk kemenangan China setelah Rian/Rahmat tak mampu membalik kedudukan.

Lanjut gim kedua, Rian/Rahmat memanfaatkan kesempatan untuk memimpin di saat Chen/Liu banyak melakukan kesalahan sendiri.

Tapi lagi-lagi kesempatan itu belum bisa dimanfaatkan dengan baik karena gap skor mereka yang cukup tipis hingga 6-5.

Kesalahan placing yang acapkali jadi momok Rian/Rahmat terus terjadi dan menguntungkan utusan China untuk membalik kedudukan 8-11.

Rotasi Rian/Rahmat kacau dan rentetan kesalahan sendiri seolah enggak ada obat dan berujung keuntungan untuk China.

Utusan China kian panen poin dan menjauh hingga unggul dengan skor 8-16.

Eror tak kunjung mereda bikin wakil China kian nyaman memimpin hingga berakhir kalah dengan skor 10-21.

(Tribunnews.com/Niken)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini