News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

MotoGP

Progres Kecil Yamaha Bikin Quartararo Bingung, El Diablo Tatap Getir Balapan Kandang

Penulis: Niken Thalia
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Yamaha setelah merampungkan tes MotoGP 2026 resmi di Sirkuit Jerez masih harus bekerja keras lagi karena progres kecilnya belum memberi dampak signifikan.

Meskipun ada kemajuan kecil yang dirasakan oleh jagoan Yamaha, Fabio Quartararo, rasa frustasi dari pembalap berjuluk El Diablo itu belum benar-benar hilang.

Oleh karena itu, misi pabrikan asal Iwata untuk menyelamatkan proyek V4 masih menemui kebuntuan nyata.

Padahal, pabrikan berlogo garpu tala tersebut membawa paket terbaru untuk V4 miliknya mulai dari sasis, swingarm, elektronik hingga aerodinamika.

Tujuannya untuk merespons keluhan jajaran pembalap andalannya, khususnya Quartararo yang paling sering menunjukkan hasil kurang memuaskan.

Faktanya, hasil di lintasan menunjukkan bahwa terobosan yang tengah dikejar Yamaha sampai sejauh ini belum memiliki pengaruh terhadap performa.

lihat foto QUARTARARO MEMIMPIN - Pembalap Monster Energy Yamaha asal Prancis Fabio Quartararo memimpin sepedanya saat Grand Prix MotoGP India di Sirkuit Internasional Buddh di Greater Noida di pinggiran New Delhi, pada 24 September 2023. (Foto Arsip September 2023). UANG SHARMA / AFP
Senyum Tipis Quartararo

Tes MotoGP 2026 Jerez dimanfaatkan oleh Quartararo untuk mengembalikan kepercayaan dirinya.

Terlebih soal bagian depan motor atau front-end feeling yang hilang sejak Yamaha beralih ke mesin V4.

Pembalap asal Prancis itu merasa umpan balik yang selama ini ia lontarkan belum sepenuhnya membantu.

"Kami menguji banyak sekali hal: sasis, lengan ayun, elektronik, dan aero," ungkap juara dunia 2021 mengutip Motorsport.

Baca juga: Quartararo Mundur Teratur dari Pengembangan V4 Yamaha, El Diablo Kehilangan Kata-kata

Menariknya, salah satu paket aero yang diuji justru memiliki kemiripan bentuk dengan spesifikasi tahun lalu saat Yamaha masih menggunakan mesin inline-four.

Hasilnya, ada sedikit senyum di wajah Quartararo, meski tidak lebar.

"Sepertinya kami menemukan sedikit perasaan pada bagian depan (front feeling). Bukan benar-benar soal performa murni, tapi perasaan itu akan membantu kami," ujarnya.

Ia menekankan bahwa sejak September 2025 lalu, umpan balik ban depan adalah kelemahan utama yang menghambatnya mencapai limit maksimal motor.

Elektronik yang Membingungkan

Selain masalah mekanis dan aerodinamika, Yamaha juga coba untuk menemukan settingan yang tepat soal sistem elektronik.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini