Ringkasan Berita:
- Hendra Setiawan dan Herry IP menghadirkan nostalgia di Thomas Cup 2026 meski kini berada di kubu yang berlawanan
- Keduanya kini sama-sama berperan sebagai pelatih di Thomas Cup 2026
- Hendra masuk tim kepelatihan ganda putra Indonesia, sementara Herry IP menangani ganda putra Malaysia
TRIBUNNEWS.COM - Hendra Setiawan dan Herry Iman Pierngadi kembali merasakan kenangan lama di Thomas Cup 2026.
Sebelumnya, hubungan Hendra dan Herry IP adalah sebagai pemain-pelatih.
Di bawah asuhan Herry IP, Hendra yang berpasangan dengan Muhammad Ahsan turut berkontribusi atas keberhasilan Indonesia meraih gelar juara Thomas Cup 2021 yang saat itu digelar di Aarhus, Denmark.
Namun kali ini, Hendra dan Herry IP mempunyai peran sama di Thomas Cup 2026.
Hendra yang memutuskan pensiun pada Januari 2025 lalu masuk ke dalam tim kepelatihan Indonesia di Thomas Cup 2026 yang akan diselenggarakan di Forum Horsens, Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.
Meski punya peran sama, Hendra dan Herry IP berlawanan alias membela tim berbeda.
Jika Hendra masuk kepelatihan Indonesia, Herry IP saat ini berkarier sebagai nahkoda ganda putra Malaysia.
Baca juga: BWF Soroti Kedalaman Skuad Indonesia di Thomas Cup 2026, Fajar/Fikri Cs Bikin Iri Tim Lain
Tugas baru Hendra di Thomas Cup 2026 turut disambut baik oleh Herry IP.
Dikutip dari The Star, Herry IP mengaku bangga dengan Hendra yang kin mengikuti jejaknya sebagai pelatih.
"Saya senang melihat Hendra melanjutkan warisan sebagai pelatih," kata Herry.
Adapun di babak penyisihan Thomas Cup 2026 nanti, Indonesia dan Malaysia menghuni grup yang berbeda.
Malaysia masuk Grup B bersama Jepang, Inggris, dan Finlandia. Mereka diperkuat Leong Jun Hao, Justin Hoh, Aidil Sholeh Ali Sadikin, Lee Zii Jia, Aaron Chia, Soh Wooi Yik, Man Wei Chong, Tee Kai Wun, Goh Sze Fei, dan Nur Izzuddin Rumsani.
Sedangkan Indonesia menghuni Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Skuad Merah Putih berisikan Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama, Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin.
Baca juga: Keberuntungan Malaysia di Fase Grup Thomas Cup 2026, Jepang dan Inggris Tanpa Ganda Putra Terbaik
Hendra Ungkap Tantangan
Soal peran barunya sebagai pelatih, Hendra mengaku dihadapkan dengan sebuah tantangan.
Sebagai pelatih, tentu banyak yang harus dipikirkan. Mulai dari strategi hingga menentukan pemain yang akan diturunkan.
"Rasanya mungkin lebih susah kali ya, jadi pelatih kan harus nentuin nih. Kemarin sudah ngobrol dengan koh Anton, memetakan nanti siapa yang lawan ini, siapa yang turun. Kalau saat jadi pemain kan langsung saja siap main, ya main," kata Hendra, dikutip dari laman resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
"Kalau ini kan harus lihat kondisi pemainnya juga, terus lawannya siapa, susahnya di situ," tambahnya.
Lebih lanjut, Hendra mengatakan jika selama ini ia tidak berpikiran untuk masuk ke dalam susunan kepelatihan Indonesia di Thomas Cup 2026.
Karena sudah ditunjuk, Hendra pun mengaku siap dengan tanggung jawab barunya itu.
"Nggak kepikiran sih sebenarnya tapi ini panggilan jadi saya harus siap."
"Ini juga buat pengalaman saya sebagai pelatih," pungkas Hendra.
(Tribunnews.com/Isnaini)
Baca tanpa iklan