TRIBUNNEWS.COMĀ - Kejutan pahit harus ditelan oleh tim Thomas Korea Selatan pada laga krusial penyisihan grup melawan Taiwan, Senin (27/4/2026).
Di tengah upaya mengamankan tiket fase gugur, statistik mentereng Seo Seung-jae tercoreng.
Catatan ini bukan hanya soal mencoreng prestasi sang pemain, tetapi juga menempatkan Negeri Ginseng dalam situasi misi mustahil di Forum Horsens, Denmark.
Seo Seung-jae yang diturunkan sebagai ganda putra pertama (MD1) dipasangkan dengan Jin Yong.
Keduanya memikul beban berat untuk menyamakan kedudukan di partai kedua melawan wakil Taiwan, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin.
Namun, alih-alih menjadi jaminan poin, duet Jin/Seo justru harus mengakui keunggulan lawan dalam laga dramatis yang berlangsung selama 54 menit.
Runtuhnya Rekor Seo Seung-jae
Thomas-Uber Cup 2026 merupakan edisi keempat bagi Seo Seung-jae dipercaya memperkuat skuad utama Korea Selatan.
Sejak debutnya pada edisi 2018 di Bangkok, Thailand, Seo selalu menjadi pemain kunci yang memberikan rasa aman bagi pelatih.
Pada masa jayanya bersama Choi Sol-gyu, Seo hampir selalu berhasil menyumbang poin di partai-partai krusial.
Satu-satunya catatan minor yang pernah ia rasakan terjadi pada edisi 2021 yang digelar di Aarhus, saat ia yang berpasangan dengan Jin Yong ditekuk oleh ganda Denmark, Kim Astrup/Anders Rasmussen.
Baca juga: Drama Thomas Cup 2026: Shi Yu Qi Mundur, Kanada Sempat Diberi Angin Segar sebelum Dihajar
Setelah momen itu, Seo seolah tak tersentuh. Terutama pada edisi 2022 dan 2024, di mana ia naik daun bersama Kang Min-hyuk.
Pasangan Kang/Seo menjelma menjadi raksasa yang stabil, menyapu bersih kemenangan dari babak grup hingga perempat final tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Rentetan kemenangan beruntun yang ia bangun sejak babak perempat final edisi 2021, seluruh laga di edisi 2022 dan 2024, hingga partai pembuka di tahun 2026 ini, akhirnya runtuh.
Statistik apik yang ia rawat selama hampir lima tahun itu kini harus bernoda kembali bersama tandem yang sama saat ia kalah di Denmark beberapa tahun lalu, yakni Jin Yong.
Eksperimen Juru Taktik yang Berujung Bumerang
Kekalahan ini juga mengundang sorotan tajam terhadap strategi tim pelatih Korea Selatan.
Baca tanpa iklan