TRIBUNNEWS.COMĀ - Laga krusial akan segera tersaji di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa (28/4/2026), di mana Tim Thomas Indonesia dijadwalkan melakoni laga pamungkas fase Grup D melawan Prancis.
Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan partai hidup mati bagi skuad Merah Putih untuk mengamankan tiket menuju babak perempat final.
Sebagai delegasi yang memiliki tradisi kuat di ajang beregu paling bergengsi di dunia ini, Fajar Alfian dan kolega kini berada di bawah tekanan besar.
Mempertahankan marwah bulu tangkis Indonesia di kancah internasional menjadi taruhan utama dalam pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sangat sengit ini.
Peta Kekuatan Grup D yang Pelik
Situasi di Grup D saat ini tergolong cukup pelik.
Grup yang dihuni oleh Indonesia, Thailand, Prancis, dan Aljazair ini menyisakan persaingan ketat di antara tiga kontingen utama, mengingat Aljazair sudah dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan beruntun.
Meski Indonesia berhasil menyapu bersih kemenangan atas Aljazair dengan skor telak 5-0 pada Jumat (24/4/2026) dan menundukkan Thailand dengan skor tipis 3-2 pada Minggu (26/4/2026), langkah tim Merah Putih menuju babak perempat final belum sepenuhnya mulus.
Sistem perhitungan rasio gim menjadi alasan utama mengapa persaingan tetap terbuka lebar hingga partai terakhir.
Thailand saat ini berada di posisi yang cukup menguntungkan karena di laga pamungkas mereka hanya akan menghadapi Aljazair.
Skenario Thailand meraih kemenangan sempurna 5-0 sangat terbuka lebar, yang secara otomatis akan mengunci satu tempat bagi mereka di babak delapan besar.
Kondisi tersebut memaksa Indonesia untuk "saling sikut" dengan Prancis guna memperebutkan satu tiket tersisa.
Secara matematis, Indonesia hanya butuh kemenangan dengan skor berapapun untuk lolos.
Baca juga: Langsung Nyetel, Fajar/Joaquin Jadi Senjata Baru Tim Indonesia di Piala Thomas 2026
Namun, jika menilik performa tim lawan, mencuri poin dari Prancis bukanlah perkara mudah.
Prancis telah bertransformasi menjadi kekuatan baru di Eropa yang memiliki kedalaman skuad cukup merata, baik di sektor tunggal maupun ganda.
Sektor Tunggal Prancis Jadi Tantangan Utama
Guna menghadapi determinasi para pemain Prancis, tim pelatih Indonesia perlu menurunkan komposisi pemain terbaik.
Baca tanpa iklan