TRIBUNNEWS.COMĀ - Keputusan radikal Yamaha untuk menanggalkan mesin inline-four dan beralih ke konfigurasi V4 pada musim 2026 ternyata menjadi tantangan yang berat dari yang dibayangkan.
Bos tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, secara terbuka mengakui bahwa proses transisi ini tidak berjalan semulus rencana awal.
Memasuki seri-seri awal musim 2026, pabrikan asal Iwata ini tampak masih meraba-raba kekuatan mesin baru mereka.
Harapan untuk langsung mengejar ketertinggalan dari pabrikan Eropa yang sudah lama menggunakan basis V4 harus ditampar fakta pilu.
Seolah, hal ini selaras dengan apa yang sudah digaungkan pembalap andalannya, Fabio Quartararo yang menyatakan bahwa Yamaha seperti bingung memperbaiki motornya.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada musim lalu, performa Yamaha merosot tajam.
Dalam empat putaran pembuka, tim berlogo garpu tala ini hanya mampu mengais 14 poin.
Angka ini jomplang drastis dibandingkan pencapaian musim 2025 yang sukses mengemas 42 poin pada tahap yang sama.
Puncaknya terjadi di GP Spanyol. Di sirkuit Jerez, Fabio Quartararo harus puas finis dengan selisih waktu mencapai 30 detik dari sang pemenang.
Baca juga: Progres Kecil Yamaha Bikin Quartararo Bingung, El Diablo Tatap Getir Balapan Kandang
Hasil minor ini memicu ledakan rasa frustrasi dari sang juara dunia 2021 tersebut, yang merasa progres pengembangan V4 berjalan di tempat.
Rentetan hasil buruk ini pula yang disinyalir menjadi faktor kuat di balik keputusan mengejutkan Quartararo untuk hengkang ke Honda musim depan.
Meski begitu, rumornya Yamaha telah mengamankan tanda tangan Jorge Martin dan Ai Ogura untuk tahun 2027.
Pengakuan Jujur Bos Yamaha
Berbicara di sela-sela tes resmi di Jerez pada hari Senin setelah balapan, Massimo Meregalli tidak menampik adanya hambatan teknis yang tak terduga.
Ia mengakui bahwa ada sedikit miskalkulasi mengenai tingkat kesulitan dalam membangun mesin V4 dari nol di tengah persaingan yang kian ketat.
"Tentu saja, kami sadar sejak awal bahwa ini tidak akan berjalan mudah," ujar Meregalli melansirĀ Crash.
Baca tanpa iklan