News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

4 Serba-Serbi Polytron Indonesia Open 2026: Dari Absennya Ginting Hingga Kutukan Istora

Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GAGAL KE FINAL - Pasangan pebulutangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melawan pasangan ganda putra Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae pada babak semifinal Kapal Api Indonesia Open 2025 di Jakarta, Sabtu (7/6/2025). 4 serba-serbi Indonesia Open 2026. Tribunnews/Jeprima

Kali terakhir Indonesia mampu merayakan gelar juara di turnamen ini adalah pada edisi 2021 melalui ganda putra, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya.

Kala itu, pasangan berjuluk The Minions tersebut berhasil mencatatkan hat-trick juara  di rumah sendiri, yakni pada edisi 2018, 2019, dan 2021, edisi 2020 batal bergulir akibat pandemi Covid-19.

Setelah era keemasan tersebut, publik Istora dipaksa gigit jari menyaksikan para pemain asing berpesta di Jakarta.

Absennya Dua Pilar Berlabel Medali Olimpiade

Luka publik tuan rumah kian diperparah absennya dua pilar tunggal terbaiknya yang merupakan peraih medali Olimpiade.

Dari sektor tunggal putra. Anthony Ginting, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, dipastikan absen dari turnamen ini.

Pemain andalan Indonesia tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat secara peringkat untuk berpartisipasi.

Absennya Ginting dipicu oleh merosotnya peringkat dunia miliknya setelah ia harus menepi cukup lama dalam masa pemulihan cedera.

lihat foto LANGSUNG TERSINGKIR -  Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus menghentikan langkah lebih awal di Thailand Open 2026 setelah takluk dari unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi, pada babak 32 besar dengan skor 12-21, 17-21 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, Rabu (13/5/2026). Dok: PBSI

Hal ini sekaligus menandai edisi kedua beruntun bagi Ginting melewatkan Indonesia Open sejak edisi 2025 lalu.

Di sektor tunggal putri juga harus menerima kenyataan pahit. Gregoria Tunjung, sang peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024, juga dipastikan absen.

Pemain yang akrab disapa Jorji ini mengalami gangguan kesehatan sejak edisi 2025.

Jorji akhirnya memutuskan untuk hiatus dan mundur dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI pada 2026.

Keputusan ini membuatnya absen selama dua edisi berturut-turut di turnamen kandang yang prestisius ini.

Dengan absennya Jorji, beban berat kini berada di pundak Putri Kusuma Wardani.

Pemain yang akrab disapa Putri KW tersebut bakal menjadi tumpuan utama sekaligus tumpuan harapan tunggal putri Indonesia.

Romantisme Istora dan Ironi Kapasitas Venue

Fakta menarik terakhir dari Polytron Indonesia Open 2026, mengenai pemilihan tempat pertandingan yang kembali di Istora Senayan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini