Laga ini mengusung misi pecah telur.
Sepanjang pertemuan mereka di tiga turnamen berbeda, Putri KW belum pernah sekalipun mencicipi kemenangan atas Chen Yu Fei.
Memanfaatkan momentum bermain di kandang sendiri dengan suntikan semangat dari suporter Istora, diharapkan Putri KW mampu melancarkan misinya.
Aroma Dendam di Ganda Putra dan Putri
Aroma dendam juga tercium di sektor ganda putra. Sabar Karyaman/Reza Pahlevi, akan menantang duet China, Chen Bo Yang/Liu Yi.
Laga ini merupakan ajang penebusan dosa bagi Sabar/Reza yang sempat ditekuk oleh lawan yang sama pada babak pertama Kejuaraan Asia 2025 lalu.
Terlebih lagi, Chen/Liu datang telah menyingkirkan kompatriot Sabar/Reza, Fajar Alfian/Shohibul Fikri, di babak 32 besar.
Kemenangan bagi anak didik Hendra Setiawan ini tidak hanya berarti tiket semifinal, tetapi jadi pembalasan atas kekalahan Fajar/Fikri.
Sementara itu, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin akan melakoni duel 'buta' saat menantang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang).
Raymond/Joaquin diharapkan mampu tampil lepas sekaligus membayar kekalahan senior mereka, Rian Ardianto/Rahmat Hidayat yang dijegal oleh duo Jepang tersebut di 32 besar.
Terakhir, di sektor ganda putri, duet Amallia Pratiwi/Siti Fadia Silva juga mengusung misi serupa dengan Sabar/Reza.
Mereka berambisi menuntaskan dendam atas wakil Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, pada babak 16 besar All England 2026 lalu.
Momentum Tiwi/Fadia di turnamen kali ini sebenarnya sangat mengesankan, terutama setelah mereka memulangkan jagoan Korea, Baek Ha-na/Lee So-hee.
Jadwal 8 Besar Polytron Indonesia Open 2026
Jumat, (5/6/2026) - Mulai Pukul 09.00 WIB
Court 1
- Match 2 (WS): Chen Yu Fei (China/4) Putri Kusuma Wardani (Indonesia/5)
Baca tanpa iklan