News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BWF World Tour

Kejutan 8 Besar Polytron Indonesia Open 2026: Ranking 1 Dunia Ganda Campuran Tersingkir

Penulis: Niken Thalia
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CHENG/ZHANG - Pasangan ganda campuran asal China, Cheng Xing/Zhang Chi berhasil menjuarai German Open 2026 setelah mengalahkan Mads Vestergaard/Christine Busch (Denmark) dalam partai final yang berlangsung di Westenergie Sporthalle, Jerman, Minggu (1/3/2026). Cheng/Zhang tundukkan ganda campuran ranking 1 dunia. (Foto Arsip Maret 2026). (Foto: Instagram German Open)

TRIBUNNEWS.COMĀ - Panggung perempat final Polytron Indonesia Open 2026 langsung menyuguhkan drama mencengangkan pada Jumat (5/6/2026).

Kejutan besar berembus di Istora Senayan, Jakarta, saat nomor ganda campuran papan atas dunia harus rela luluh lantak.

Di luar dugaan, pasangan peringkat satu dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, dipaksa mengepak koper setelah terjungkal secara dramatis di babak delapan besar.

Langkah sang raksasa untuk menembus babak semifinal otomatis kandas.

Menariknya, aktor utama di balik tersingkirnya Feng/Huang bukanlah wakil tuan rumah atau negara rival lainnya, melainkan kompatriot alias rekan senegara mereka sendiri, Cheng Xing/Zhang Chi.

Bertarung memperebutkan tiket empat besar melawan junior mereka, Feng/Huang benar-benar dibuat pontang-panting.

Melalui drama rubber game selama 64 menit, Feng/Huang akhirnya harus mengakui keunggulan lawan. Mereka tak berkutik dan tumbang dengan skor ketat 14-21, 21-11, 19-21.

lihat foto FENG/HUANG - Yan Zhe Feng (Kanan) dan Dong Ping Huang (Kiri) dari Tiongkok bertanding dalam pertandingan final bulu tangkis campuran ganda turnamen Denmark Terbuka di Jyske Bank Arena di Odense, pada 23 Oktober 2022. (Foto Arsip Oktober 2022). CLAUS FISKER / RITZAU SCANPIX / AFP
Kutukan Istora yang Belum Terpecahkan

Kekalahan menyakitkan ini seolah menjadi penegas bahwa atmosfer Istora Senayan dalam ajang Polytron Indonesia Open memang tidak pernah ramah bagi Feng/Huang.

Jika menengok ke belakang, turnamen BWF World Tour Super 1000 ini seperti menjadi momok atau wilayah angker yang sangat sulit mereka taklukkan, sebuah anomali besar bagi status mereka sebagai ganda campuran elite dunia.

Jika dibedah secara statistik dan rekam jejak kurang sedap yang membayangi perjalanan Feng/Huang di turnamen ini.

Edisi 2023, Feng/Huang mengawali debut bersama pada tahun 2023, performa mereka sebenarnya cukup ciamik dengan berhasil menembus babak semifinal.

Baca juga: Kejutan Putri KW Batal, Chen Yu Fei vs An Se-young di Semifinal Polytron Indonesia Open 2026

Namun, asa mereka menuju partai puncak digagalkan oleh sang senior yang juga kompatriot mereka, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Berlanjut pada 2024, mereka mencoba peruntungan kembali pada tahun berikutnya, langkah mereka lagi-lagi dipotong oleh rekan senegara.

Kali ini, giliran Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin yang menghentikan laju mereka di babak perempat final.

Lalu baru saja pada edisi 2025 mereka membukukan catatan paling kelam.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini