"Saya sedih melihat dirinya. Saya pikir dia pun juga akan sedih menerima situasi ini. Dia mencoba melakukan yang terbaik buat PSG. Saya pikir dia akan menyesal jika tidak memberikan yang terbaik," ujar Vincent Koziello dikutip dari laman Dailymail.
Selama berkarier, Hatem Ben Arfa telah memperkuat banyak klub, di antaranya Lyon (2004-2008), Marseille (2008-2011), Newcastle United, Hull City, Nice, hingga akhirnya PSG. Nasibnya kini pun terbilang ironis.
Hal itu karena dalam kondisi terbaik, Ben Arfa pernah disebut bek Crystal Palace asal Prancis, Mamadou Sakho, memiliki kemampuan lebih baik daripada Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Baca tanpa iklan