News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Super Pandit

Chelsea Menuju Singgasana di Bawah Nahkoda Thomas Tuchel

Penulis: deivor ismanto
Editor: Husein Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih kepala Chelsea Jerman Thomas Tuchel memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Grup H Liga Champions UEFA antara Chelsea dan Zenit St Petersburg di Stamford Bridge di London pada 14 September 2021.

TRIBUNNEWS.COM - Chelsea yang dinahkodai oleh Thomas Tuchel, berhasil tampil mengesankan di awal musim ini, baik di ajang Liga Inggris ataupun Liga Champions.

Tuchel berhasil membawa The Blues ke puncak klasemen Liga Inggris dengan torehan 13 angka dari 5 pertandingan.

Tangan dingin Tuchel mampu membuat Chelsea dapat bermain menyerang dan bertahan dengan sama baiknya.

Hal itu pun diakui oleh kompetitornya di Liga Inggris, Jurgen Klopp.

"Tiba-tiba, Anda memiliki kualitas pemain yang sama sekali berbeda untuk diajak bekerja sama dan Anda harus menghadapinya," kata Klopp dikutip dari Skysoprt.

Pelatih kepala Chelsea Jerman Thomas Tuchel memberi isyarat dari pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Aston Villa dan Chelsea di Villa Park di Birmingham, Inggris tengah pada 23 Mei 2021. (Richard Heathcote / POOL / AFP)

Baca juga: The Beatles dan Sepak Bola

Baca juga: Alasan Marquinhos Penyempurna Puzzle Chelsea, Ide Thomas Tuchel Ciptakan Panggung Reuni

"tetapi dia berhasil menanganinya, saya pikir itu mengesankan,"

“Dia adalah pelatih yang sangat bagus dari generasi yang menarik di Jerman.” tungkasnya.

Liverpool sendiri yang diasuh Klopp kesulitan menghadapi 10 pemain Chelsea di babak kedua.

Di pertandingan yang digelar di Anfield itu, berakhir dengan skor 1-1, andai saja Reece James tidak mendapatkan kartu merah, mungkin saja hasilnya akan berbeda.

Tuchel benar-benar berhasil membuat Chelsea menjadi tim kuat yang sulit untuk dikalahkan.

Formasi tiga bek yang diterapkannya tidak membuat Chelsea bermain bertahan.

Justru sebaliknya, saat ini Chelsea menjadi tim kedua paling produktif di Liga Inggris dengan torehan 12 gol.

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, adalah salah satu orang yang terkesan dengan strategi Tuchel di Chelsea.

Menurut Koeman, Tuchel sukses menerapkan 3-5-2 dengan sempurna untuk The Blues.

"Hasil terbaik yang didapat Barcelona tahun lalu adalah ketika memakai 3-5-2," tutur Koeman seperti dikutip dari Football365.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini