News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Super Pandit

Cara Jose Mourinho Bangun Singgasana Baru di AS Roma

Penulis: deivor ismanto
Editor: Husein Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kedatangan Jose Mourinho ke AS Roma disambut mural di sebuah dinding di kota Testaccio. Jose Mourinho digambarkan sedang menaiki vespa lengkap dengan syal AS Roma.

TRIBUNNEWS.COM - Di bawah nahkoda Jose Mourinho, AS Roma berada dalam tren positif musim ini.

Mourinho sukses membawa Roma bertengger di posisi keempat Liga Italia dengan torehan 12 poin dari 5 laga.

Mereka hanya tertinggal 3 poin dari pemuncak klasemen, Napoli.

Terakhir, dalam laga yang digelar di Stadion Olimpico, Roma berhasil mengalahkan tamunya, Udinese lewat gol tunggal Tammy Abraham.

Mourinho memang sangat serius dalam mengawali karirnya bersama Giallorossi musim ini.

File foto ini diambil pada 14 Agustus 2021 menunjukkan pelatih Roma asal Portugal Jose Mourinho berdiri di lapangan sebelum pertandingan sepak bola persahabatan Italia AS Roma vs Casablanca di stadion Olimpiade di Roma. Jose Mourinho adalah pelatih kepala baru AS Roma yang berlaga di kejuaraan Serie A 2021-2022. (ANDREAS SOLARO / AFP)

Baca juga: Misi Jangka Panjang Mourinho di AS Roma: Benahi Mental, Kekompakan dan Juara Liga Italia

Baca juga: Chelsea vs Manchester City: Thomas Tuchel Mimpi Buruk Pep Guardiola

Di bawah Mourinho, Roma jadi klub Liga Italia yang paling banyak mengeluarkan uang di bursa transfer musim panas 2021.

Gelontoran dana 97 juta Euro atau sekitar Rp 1,6 triliun dikeluarkan Roma untuk memboyong pemain keinginan The Special One.

Deretan pemain tersebut adalah Eldor Shomurodov, Rui Patricio, Roger Ibanez dan Tammy Abraham.

Nama yang disebutkan terakhir menjadi pembelian paling mahal kedua Roma sepanjang sejarah.

Ia didatangkan Giallorossi dari Chelsea dengan harga 40 juta euro atau sekitar Rp 670 miliar.

Datangnya Mourinho dan pemain-pemain baru membuat Roma sekarang dinilai jauh lebih meyakinkan ketimbang musim lalu, saat dilatih Paulo Fonseca.

Dan benar saja, dari 8 pertandingan yang sudah dijalani Roma musim ini, mereka hanya kalah 1 kali dengan torehan 7 kemenangan.

Start Mourinho bersama Giallorossi jauh lebih baik daripada Fonseca yang di musim lalu terseok-seok di awal musim.

Lalu, apa kunci The Special One hingga mampu membawa Roma tampil lebih baik?

Kepintaran Mourinho dalam memaksimalkan kualitas pemain adalah kuncinya. Beberapa pemain Roma mampu dibuat Mourinho tampil lebih menjanjikan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini