News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kualifikasi Piala Dunia 2022

FIFA Akan Menyelidiki Penggunaan Pointer Laser dan Insiden Lainnya dalam Pertandingan Senegal-Mesir

Penulis: Muhammad Barir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENUH SOROTAN LASER- Wajah Mohamed Salah penuh dengan sorotan pointer sinar laser sebelum menendang penalti saat Mesir melawan senegal. Dalam adu penalti ini, Senegal menang dengan skor 3-1.

FIFA dan CAF tidak segera menanggapi pertanyaan tentang bagaimana laser pointer diizinkan masuk ke stadion, dan tentang potensi disiplin.

Kode disiplin FIFA menyatakan bahwa federasi sepak bola nasional "bertanggung jawab atas perilaku yang tidak pantas dari satu atau lebih pendukung mereka," termasuk "penggunaan laser pointer atau perangkat elektronik serupa," dan "dapat dikenakan tindakan disipliner dan arahan bahkan jika mereka dapat membuktikan tidak adanya kelalaian."

Di masa lalu, federasi telah didenda karena penggunaan laser pointer oleh penggemar.

El Salvador, misalnya, didenda 12.500 Franc Swiss ($ 13.431) karena kurangnya ketertiban dan keamanan [melempar benda, penggunaan laser pointer pada kualifikasi Piala Dunia melawan Meksiko pada bulan Oktober. Federasi Senegal kemungkinan akan didenda juga.

Biaya itu akan terasa sangat kecil dan tidak ada harganya jika dibandingkan dengan kesempatan mereka lolos ke Piala Dunia, yang dimulai pada bulan November.

Sportivitas dalam dunia olahraga sepak bola kembali tercoreng saat fans Senegal melakukan aksinya berusaha menggangu pemain Mesir. Senegal menaklukkan Mesir 3-1 lewat adu penalti, Rabu (30/3).

Saat adu penalti, penonton berusaha mengganggu Mohamed Salah. Terlihat dari rekaman video dan beberapa foto yang beredar.

Saat akan mengeksekusi tendangan penalti, wajah Salah tampak penuh dengan sinar laser berwarna hijau.

Tidak hanya Salah, para penendang penalti dari timnas Mesir lainnya pun mendapat perlakuan yang sama. Mereka harus menghadapi sorotan pointer laser yang menggangu.

Kiper Mesir, Mohamed El Shenawy adalah pemain yang paling sering mendapatkan sorotan gangguan pointer laser saat menjaga gawang dari eksekusi penendang-penendang penalti Senegal.

Tidak hanya itu, Salah dan para pemain sepak bola Mesir lainnya mendapatkan perlakuan kasar dari pendukung Senegal.

Mereka melempari Salah saat Salah berjalan ke ruang ganti. Sehingga Salah harus dikawal petuga keamanan.

Bahkan petugas mengawal sambil memegangi kepala Salah, untuk menjaga kepala Salah terkena lemparan batu.

Tidak ada Mohamed Salah di Piala Dunia! Bintang Liverpool gagal dalam adu tendangan penalti saat Senegal mengalahkan Mesir dengan skor agregat 4-2.

Penyerang Mesir gagal membimbing timnya melewati Senegal untuk kedua kalinya berturut-turut.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini