TRIBUNNEWS.COM - Lionel Messi menjadi salah satu pemain yang menutup tahun 2025 dengan suasana paling bahagia.
Hal itu tak lepas dari keberhasilan Messi memastikan Inter Miami mengakhiri kompetisi Liga Amerika Serikat dengan mengantongi trofi juara tertinggi, Piala MLS.
Trofi Piala MLS juga sekaligus mengakhiri rasa penasaran La Pulga untuk mendapatkan hadiah paling prestise di kompetisi tersebut.
Ia membutuhkan waktu setidaknya tiga musim lamanya untuk mengantar Inter Miami menjadi yang terbaik.
Berbicara soal Messi, ia tak hanya memastikan Inter Miami yang mendapatkan kesuksesan.
Di balik gemilangnya tim yang ia bela, Messi juga memastikan namanya tak tenggelam.
Maksudnya, ia masih bisa memberikan kontribusi nyata dan besar bagi Inter Miami selama prosesnya.
Baca juga: Cara Lionel Messi Bungkam Tantangan Rooney, Piala MLS Bukti Paling Kuat La Pulga
Pemain berumur 38 tahun ini rutin memberikan assist dan gol bagi timnya yang membuat Inter Miami semakin sulit ditebak arah penyerangannya.
Kontribusi besar Messi dalam gol dan assist pada akhirnya mengantarkan dirinya mendapatkan hadiah yang tak kalah besar.
Ia mendapatkan pengakuan dari kompetisi yang menaunginya, MLS.
Bahkan selama tahun 2025, Messi mendapatkan 3 trofi individu yang menjadi tanda moncernya kontribusi pemain Argentina ini.
Penghargaan individu paling awal yang ia raih tahun ini di MLS adalah Golden Boot Awards.
Piala Sepatu Emas itu hadir seiring catatan gol yang ia lesakkan selama tampil di musim reguler MLS.
Messi menjadi pemain tersubur dengan lesakan 29 gol yang tak bisa disaingi para pemain lainnya.
Baca tanpa iklan