News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Joan Gamper Trophy

Trofi Joan Gamper 2026: Barcelona Tantang Klub Maarten Paes

Penulis: Muhammad Ali Yakub
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DEBUT - Kiper, Timnas Indonesia, Maarten Paes menjalani debut dengan Ajax Amsterdam di Amsterdam ArenA pada Minggu (22/2/2026). Ia kebobolan satu gol saat melawan NEC Nijmegen. Barcelona menyiapkan Trofi Joan Gamper 2026 dan menjadikan Ajax sebagai calon lawan utama yang kemungkinan digelar jelang musim baru 2026/2027.

TRIBUNNEWS.COM - Barcelona mulai menyusun rencana pramusim mereka lebih awal dengan mencari lawan untuk ajang tahunan Trofi Joan Gamper 2026.

Joan Gamper Trophy alias Trofi Joan Gamper pertama kali digelar pada 1966 untuk menghormati pendiri sekaligus mantan presiden Barcelona, Joan Gamper.

Pada awalnya, turnamen ini menggunakan format mini dengan empat tim yang bertanding dalam sistem semifinal dan final. 

Namun sejak 1997, formatnya diubah menjadi satu pertandingan saja, mempertemukan Barcelona dengan satu tim undangan.

Laga ini biasanya digelar pada bulan Agustus sebagai bagian dari pramusim, sekaligus menjadi ajang bagi Barcelona untuk memperkenalkan pemain baru dan strategi tim kepada para penggemar.

Sementara musim lalu, Barcelona sukses meraih gelar ke-47 Trofi Joan Gamper setelah mengalahkan Como dengan skor 5-0.

TROFI JOAN GAMPER - Para pemain Barcelona berpose setelah memenangkan pertandingan Trofi Joan Gamper ke-58 melawan Tottenham Hotspur FC di Estadi Olimpic Lluis Companys pada 8 Agustus 2023. (PAU BARRENA / AFP)

Meski musim 2025/2026 belum berakhir, Barcelona sudah bergerak cepat menentukan calon lawan.

Berdasarkan laporan Sport, Ajax menjadi kandidat terkuat setelah RB Leipzig tersingkir akibat kendala jadwal.

Pertandingan ini diproyeksikan memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 10 tahun wafatnya Johan Cruyff.

Sosok Cruyff memiliki pengaruh besar terhadap identitas permainan Barcelona, terutama dalam filosofi sepak bola menyerang dan penguasaan bola.

Baca juga: Nestapa Lamine Yamal di Balik Kemenangan Barcelona, Alarm Spanyol Jelang Piala Dunia 2026

Menghadapi Ajax merupakan klub yang juga sangat identik dengan warisan Cruyff, dianggap sebagai pilihan yang sarat nilai historis dan emosional.

Kedua klub memang memiliki benang merah kuat dalam gaya bermain dan filosofi sepak bola modern.

Negosiasi antara Barcelona dan Ajax dikabarkan sudah memasuki tahap lanjut, meski belum mencapai kesepakatan final.

Sementara pengumuman resmi diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Selain nilai historis, laga ini juga menarik dari sisi olahraga.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini