News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Super League

David da Silva Melawan Kenangan Indah di Markas Persebaya Surabaya

Penulis: Bayu Satriyo Panegak
Editor: Dwi Setiawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SELEBRASI MALUT - Striker Malut United, David da Silva, melakukan selebrasi usai membobol gawang PSBS Biak pada laga pekan ke-16 Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Minggu (4/1/2026). David da Silva menatap partai tandang ke markas Persebaya Surabaya. (Instagram Malut - 9/1/2026)

 

TRIBUNNEWS.COM - Striker Malut United, David da Silva, menjajaki laga penting ke markas mantan tim, Persebaya Surabaya.

Duel Persebaya vs Malut United akan tersaji dalam pertandingan pekan ke-17 Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (10/1/2026) kick-off 15.30 WIB.

Bagi David da Silva, pertandingan terdekat merupakan hal yang berkesan.

Pasalnya, GBT pernah menjadi saksi bisu perjuangan David da Silva di kancah sepak bola Indonesia.

PERSEBAYA WANI - Berbagai selebrasi selebrasi David Da Silva usai membobol gawang Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (8/12/2019). Pada akhir pertandingan Persebaya berhasil mengalahkan Bhayangkara FC dengan Skor akhir 4-0. SURYA/HABIBUR ROHMAN (SURYA/SURYA/HABIBUR ROHMAN)

Awal Karier David da Silva

Sebelum dikenal sebagai striker legendaris Persib Bandung, David da Silva lebih dulu menjadi andalan Persebaya Surabaya.

Striker asal Brasil mengawali karier di Super League dengan menjadi andalan Persebaya selama musim 2018/19 hingga 2020/21.

Pada musim debut, David yang didatangkan dari Al-Khor SC (Qatar) langsung nyetel dengan skema permainan Aji Santoso ketika itu.

Ia mencatatkan 23 penampilan dengan menyumbang 20 gol dan tiga assist selama semusim.

Performa DDS -julukan David da Silva- mengantarkan Persebaya finis di urutan top five klasemen.

Sementara pada musim berikutnya, David da Silva kembali menjadi andalan dari Persebaya di posisi ujung tombak.

Kedatangannya pada paruh musim kedua 2018/2019 mendongkrak performa tim dengan catatan 17 penampilan, 14 gol, dan tiga assist.

Bajul Ijo pun finis di posisi lebih baik, yakni peringkat runner-up.

Musim 2019/20 ketika itu menjadi peluang besar Persebaya meraih hasil terbaik di klasemen.

Namun, karena kondisi pandemi Covid-19, pertandingan Super League dihentikan pada pekan ke-4.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini