TRIBUNNEWS.COM - Agenda drawing Piala AFF 2026 akan segera digelar untuk menentukan peta persaingan di fase grup.
Undian dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026 pukul 16.30 WIB dan disiarkan langsung dari Studio RCTI+ di Jakarta.
Sementara itu, putaran final Piala AFF 2026 baru akan berlangsung pada rentang 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Timnas Indonesia sendiri tergabung dalam 9 tim yang sudah dipastikan lolos ke putaran final.
Sementara satu tempat tersisa akan diperebutkan oleh Brunei Darussalam dan Timor Leste yang akan berduel di babak play-off pada 2 dan 9 Juni 2026.
Jadwal Siarang Langsung Drawing Piala AFF 2026
- Hari & Tanggal: Rabu, 15 Januari 2026
- Pukul: 16.30 WIB
- Lokasi: Studio RCTI+, Jakarta, Indonesia
- Siaran Langsung: RCTI, Vision+, dan RCTI+.
- Live Streaming: Link <<<
Menanti Grup Neraka Timnas Indonesia
Piala AFF 2026 sendiri merupakan turnamen kompetitif pertama tingkat regional yang akan diikuti oleh John Herdman setelah ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi John Herdman mengukir sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.
Pasalnya Timnas Indonesia memiliki kisah pahit sebagai salah satu tim yang belum pernah meraih gelar juara, meskipun kerap tampil menjanjikan.
Tercatat Skuad Garuda sudah enam kali melaju ke final, namun selalu gagal mengangkat trofi dan harus puas menjadi runner-up.
Baca juga: Pot Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka, Berpotensi Lawan Malaysia & Vietnam
Pada sesi konferensi pers pertamanya sebagai pelatih Timnas Indonesia, Herdman pun menegaskan bahwa turnamen tingkat regional ini sangat penting baginya untuk memahami kedalaman tim.
Namun kini upaya John Herdman untuk mencetak sejarah tersebut jelas tak mudah.
Di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung dalam Pot 3. Sehingga dipastikan akan menghadapi lawan negara-negara berat sejak babak fase grup.
Kepastian Skuad Garuda berada di Pot 3 ditetapkan berdasarkan catatan prestasi di dua edisi terakhir yakni 2022 dan 2024.
Pada Piala AFF 2022, skuad Garuda hanya mampu menutup turnamen di posisi keempat.
Sedangkan di esidi 2024 justru lebih buruk. Saat itu, armada Shin Tae-yong justru harus angkat koper lebih awal setelah perjalannya terhenti di fase grup.
Baca tanpa iklan