News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Liga Arab Saudi

Efek Domino Sadio Mane: Timnas Senegal Bahagia, Al Nassr Merana

Penulis: Muhammad Ali Yakub
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

EFEK SADIO MANE - Penyerang Nassr Senegal #10 Sadio Mane selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan sepak bola Grup E Liga Champions AFC antara al-Nassr dari Saudi dan al-Duhail dari Qatar di Stadion Universitas King Saud di Riyadh pada 24 Oktober 2023. Efek domino ada dan tiadanya sosok Sadio Mane di level internasional dan klub: Timnas Senegal bahagia lolos ke final Piala Afrika 2026, sedangkan Al Nassr kian merana setelah mengalami empat laga tanpa kemenangan. (Foto Arsip, Oktober 2023) (Fayez NURELDINE /AFP)

TRIBUNNEWS.COM – Sadio Mane kembali membuktikan betapa besar pengaruhnya, baik di level tim nasional maupun klub. Di satu sisi, Timnas Senegal merayakan kelolosan ke final Piala Afrika 2025. Di sisi lain, Al Nassr justru merana karena terus menelan kekalahan setiap kali tampil tanpa sang winger andalan.

Mane menjadi sosok kunci di balik keberhasilan Senegal melaju hingga partai puncak Piala Afrika 2025.

Kontribusinya tak hanya hadir lewat gol dan assist, tetapi juga lewat kepemimpinan, determinasi, serta pengaruh mental yang menular kepada rekan-rekannya.

Dalam laga semifinal, Mane tampil sebagai motor serangan utama. Pergerakannya di sisi sayap membuka ruang, memecah konsentrasi pertahanan lawan, dan menjadi titik awal terciptanya gol penentu kemenangan Senegal.

Keberhasilan ini membuat Senegal kembali berada di ambang kejayaan Afrika mengulang catatan manis pada tahun 2021, sekaligus menegaskan status Mane sebagai ikon generasi emas sepak bola Senegal.

Di final Piala Afrika 2025, Senegal akan melawan tim tuan rumah Maroko pada Senin (19/1/2026) pukul 02.00 WIB.

SELEBRASI SENEGAL - Pemain Timnas Senegal, Sadio Mane, merayakan gol ke gawang Mesir pada babak semifinal Piala Afrika 2025 di Stade Ibn Batouta, Maroko pada Kamis (15/1/2026). (Website CAF - 15/1/2026) (Federasi Sepak Bola Afrika (CAF))

Al Nassr Merana Tanpa Sadio Mane

Namun, kebahagiaan Senegal justru berbanding terbalik dengan nasib Al Nassr.

Sejak ditinggal Sadio Mane karena tugas negara, performa klub asal Riyadh itu merosot drastis. Dalam beberapa laga terakhir Liga Arab Saudi, Al Nassr selalu gagal meraih kemenangan tanpa kehadiran pemain bernomor punggung 10 tersebut.

Permainan Al Nassr kehilangan keseimbangan. Kreativitas dari sisi sayap menurun tajam, variasi serangan semakin monoton, sementara Cristiano Ronaldo kerap terisolasi di lini depan.

Baca juga: Update Hasil Klasemen Liga Arab Saudi: Pahlawan Al Nassr Ada di Al Ahli, Ronaldo Cs Tetap 2 Besar

Absennya Mane membuat beban ofensif sepenuhnya bertumpu pada Ronaldo. Opsi penetrasi dari sisi kiri nyaris tak memberikan ancaman berarti, sehingga pola serangan Al Nassr menjadi mudah dibaca dan dipatahkan lawan.

Catatan buruk pun tak terhindarkan. Al Nassr menelan empat laga tanpa kemenangan secara beruntun di liga, dengan rincian tiga kekalahan dan satu hasil imbang.

Akibatnya, posisi puncak klasemen Liga Arab Saudi 2025/2026 yang sebelumnya mereka kuasai harus rela direbut Al Hilal.

Situasi ini kontras dengan periode saat Mane masih bermain. Bersama sang winger Senegal, Al Nassr mencatat sembilan kemenangan beruntun, dengan kontribusi tiga gol dan empat assist dari Mane.

Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, tak menampik besarnya peran Mane dalam struktur permainan tim.

“Kami menghadapi masalah setelah kepergian Mane dan absennya Simakan,” ujar Jesus, dikutip dari X @TheNassrZone.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini