TRIBUNNEWS.COM - Benfica akan menjamu Real Madrid di Lisbon pada laga terakhir fase liga Liga Champions pada Kamis (29/1/2026) pukul 03.00 WIB.
Laga Benfica vs Real Madrid ini sarat kepentingan dan emosi bagi kedua pelatih, yakni antara Jose Mourinho dan Alvaro Arbeloa.
Pertemuan keduanya kini bisa dikatakan menjadi pertarungan antara guru dan murid yang kini berdiri di sisi berseberangan.
Tiga belas tahun lalu José Mourinho membesut Álvaro Arbeloa di Real Madrid, tapi kini keduanya akan berhadapan langsung di sisi lapangan.
Keduanya bertemu untuk memperebutkan kemenangan tapi dengan kepentingan yang sangat berbeda.
Real Madrid datang ke Lisbon dengan posisi jauh lebih nyaman. Juara Eropa 15 kali itu telah meraih lima kemenangan dari tujuh laga fase liga dan kini duduk di peringkat ketiga klasemen.
Tambahan tiga poin akan memastikan mereka lolos otomatis ke babak 16 besar, bahkan masih membuka peluang finis di posisi dua besar, tergantung hasil laga Bayern Munich.
Sementara hasil selain tiga poin bisa berisiko besar mengingat jarak poin yang masih rapat.
Mereka memiliki di posisi ketiga dengan 15 poin. Namun dibawahnya ada delapan tim yang memiliki 13 poin yang bisa menyalipnya di papan klasemen.
Walhasil, tiket lolos langsung ke 16 besar kini menjadi pertaruhan bagi Real Madrid di laga ini.
Sebaliknya, Benfica berada di situasi genting. Performa buruk di Liga Champions membuat mereka terpuruk di peringkat 29 setelah menelan lima kekalahan, termasuk kalah 0-2 dari Juventus pekan lalu.
Kemenangan atas Real Madrid belum tentu cukup untuk meloloskan Benfica, namun menjadi syarat mutlak agar asa ke fase gugur tetap hidup.
Catatan historis pun menambah tekanan. Mourinho belum pernah mengalahkan Real Madrid saat berdiri di kubu lawan.
Kini, tantangan itu datang dengan level kesulitan lebih tinggi, menghadapi Madrid yang sedang menemukan ritme permainan terbaiknya.
Baca juga: Tawaran Fantastis Menggoda Real Madrid, Tchouameni Jadi Rebutan Spurs dan Liverpool
Guru vs Murid
Mourinho bertemu Álvaro Arbeloa, mantan anak asuhnya yang kini duduk di kursi pelatih Real Madrid.
Baca tanpa iklan