Meski demikian, pemain yang berposisi sebagai penyerang ini cukup kenyang pengalaman di Liga Belanda.
Beberapa klub kasta tertinggi di Belanda pernah dia perkuat seperti PEC Zwolle, FC Groningen, hingga NAC Breda.
Tak jarang di masa pensiunnya ini, Anco Jansen kerap diundang sebagai pundit untuk mengamati perkembangan Eredevisie, termasuk aktivitas transfer Ajax.
Anco Jansen menyebut ada satu blunder transfer pemain yang dilakukan klub elite Liga Belanda tersebut. Namun bukan Maarten Paes, melainkan Josip Sutalo.
Bek asal Kroasia ini didatangkan dari Dinamo Zagreb pada 2023 lalu lewat mahar mencapai Rp400 miliar.
Tetapi kini situasinia berbeda. Ajax ingin segera menguangkan bek berusia 25 tahun ini di jendela transfer musim dingin 2026.
Dia dibanderol Rp300 miliar, atau lebih sedikit dari jumlah uang yang dikeluarkan klub saat mendatangkan Josip Sutalo.
Anco Jansen tidak secara terbuka menyebut apa yang dilakukan Ajax merupakan sebuah blunder. Tetapi Josip Sutalo pernah ditawar oleh sebuah klub saat masih bermain di Ajax mencapai Rp600 miliar, tetapi klub tidak melepasnya.
"Sekarang kita tahu bahwa Ajax bersedia menjualnya dengan tawaran 15 juta Euro dan karena itu bersedia menanggung sedikit kerugian," buka Anco Jansen, dikutip dari laman Voetbalzone.
"Padahal musim panas lalu, Ajax sempat mendapatkan tawaran 30 juta Euro untuknya (Josip Sutalo-red)."
"Tetapi tidak bisa disangkal bahwa situasi SUtalo akhir-akhir ini juga buruk," tegas Anco Jansen, di mana Josip Sutalo baru dimainkan sebanyak 11 kali oleh Ajax, dan itupun bukan sebagai starter.
(Tribunnews.com/Giri)
Baca tanpa iklan