TRIBUNNEWS.COM - Laga menarik tersaji di Stadio Armando Maradona, Naples malam ini, yakni antara Napoli vs Como pada laga perempat final Coppa Italia, Rabu (11/2/2026) pukul 03.00 WIB.
Cesc Fabregas selaku allenatore Como sangat berambisi untuk meraih gelar Coppa Italia. Tak peduli sekalipun yang ia hadapi adalah Antonio Conte yang berhasil membawa Napoli juara Liga Italia musim 2024/2025.
"Ini adalah pertandingan sistem gugur melawan juara bertahan Italia, bermain di stadion ikonik," kata Fabregas, dikutip dari situs resmi klub.
"Kami akan turun ke lapangan dengan mentalitas seperti biasa dan tingkat konsentrasi yang tinggi," sambungnya.
Pada pertemuan kedua tim musim ini di Liga Italia, tidak ada pemenang saat pelui panjang dibunyikan.
Laga antara Napoli vs Como berakhir dengan skor 0-0. Jika kondisi tersebut kembali terjadi pada malam nanti, kedua tim harus bersiap untuk adu penalti.
Pemenang dalam laga tersebut sudah ditunggu Inter Milan yang mengalahkan Torino dengan skor 2-1 pada pekan lalu.
Como memiliki catatan impresif musim ini sebagai tim promosi, baik di Liga Italia maupun Coppa Italia.
Dalam 23 pertandingan Serie A, anak asuh Fabregas berhasil mengantongi 11 kemenangan, 8 seri, dan 4 kekalahan.
Sementara di Coppa Italia, Como merengkuh 3 kemenangan dengan menghasilkan 9 gol dan kebobolan 2 gol.
Sebelum melawan Napoli malam ini, Nico Paz dan kolega menghancurkan Lazio 3-0, Torino 3-0, serta kemenangan atas Fiorentina 3-1 yang akan menjadi bekal bagi Biancoblu.
Kondisi Napoli
Di Naples, Antonio Conte diprediksikan tidak bisa menurunkan pemain andalannya, McTominay karena cedera.
Cederanya McTominay menambah daftar pemain Napoli yang harus menjalani perawatan medis dan pemulihan.
Mantan pemain Man United itu mengalami peradangan tendon yang sedang kambuh. Ia sudah merasakannya sejak awal tahun 2026 di mana kondisinya tidak 100 persen.
Tidak banyak opsi yang tersedia untuk Conte menggantikan McTominay karena keterbatasan pemain Napoli.
Baca tanpa iklan